Logo Header Antaranews Sulteng

Apdurin: Volcano Durian Indonesia jadi identitas nasional

Jumat, 17 April 2026 19:17 WIB
Image Print
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid (kopiah hitam) bersama pejabat pemerintah pusat, Apdurin dan Kadin Parigi Moutong meluncurkan logo Volcano Durian Indonesia sebagai identitas nasional untuk kepentingan ekspor berlangsung di Palu, Kamis (16/4/2026). (ANTARA/HO-Apdurin)

Palu (ANTARA) - Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin) mengatakan Volcano Durian Indonesia menjadi identitas baru nasional di sektor pasar ekspor global.

"Branding nasional penting dalam menembus pasar global," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Apdurin Aditya di Palu, Jumat.

Ia mengemukakan durian saat ini sudah menjadi sumber ekonomi baru nasional, maka Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai pemeran utama dalam ekspor komoditas itu ke pasar Tiongkok telah berkomitmen memajukan sektor tersebut.

Menurutnya Sulteng daerah yang tidak hanya kaya dari sisi sumber daya alam (SDA), tetapi juga memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang ekspor durian Indonesia ke dunia, dengan potensi itu maka Apdurin melakukan gebrakan yang lebih besar untuk kemajuan ekonomi nasional.

"Indonesia memiliki ratusan varietas durian, namun di pasar global terlalu banyak pilihan yang justru membuat kita tidak memiliki satu identitas yang kuat, maka Volcano Durian diluncurkan pada ekspor raya durian di Kota Palu Kamis (16/4) menandakan Indonesia siap bersaing dengan entitas lain di pasar global," turunnya.

Ia memaparkan Volcano Durian Indonesia memiliki historis yang kuat sesuai kondisi geografi Nusantra, karena Indonesia bagian dari cincin api sehingga identik dengan tanah vulkanik kaya mineral, subur, dan alami.

Melalui brand itu diharapkan menjadi wajah baru durian Indonesia di pasar dunia, sekaligus simbol kekuatan alam nusantara yang unik dan berdaya saing.

"Inilah yang menjadi alasan durian Indonesia memiliki rasa yang lebih kuat, lebih kompleks, dan lebih natural," ujarnya.

Logo Volcano Durian Indonesia sebagai identitas nasional untuk kepentingan ekspor. (ANTARA/HO-Apdurin)

Menanggapi hal itu Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong Faradiba Zaenong mengajak seluruh pengusaha packing house atau rumah kemas durian bersama-sama menggaungkan dan menggunakan logo Volcano Durian Indonesia sebagai identitas.

"Ini bukan hanya tentang simbol, tetapi tentang kebersamaan dalam membangun kekuatan durian Indonesia supaya lebih dikenal dan dihargai di pasar dunia. Dengan satu identitas yang sama akan lebih kuat, lebih dipercaya, dan lebih siap bersaing secara luas," ucapnya.

Kadin juga mengapresiasi peran pemerintah bersama Apdurin secara konsisten mempercepat pertumbuhan sektor tersebut, baik di Sulawesi Tengah maupun di tingkat nasional.

"Peluncuran slogan itu menjadi langkah awal gerakan nasional untuk menyatukan identitas, meningkatkan nilai tambah ekspor, maupun memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama durian dunia," kata dia.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026