
Labuan Kabupaten Donggala miliki potensi ekonomi kelautan

Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebutkan Kecamatan Labuan menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi ekonomi kelautan di daerah tersebut.
"Kecamatan Labuan memiliki kekuatan yang nyata, wilayah pesisir yang strategis termasuk jumlah penduduk yang besar dan didominasi usia produktif serta potensi ekonomi dari laut, perdagangan, dan usaha masyarakat," kata Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan saat ditemui awak media di Labuan, Sabtu.
Ia mengemukakan saat ini Labuan tidak dalam tahap merintis tetapi sebagai penguatan ekonomi daerah di Kabupaten Donggala.
Pemerintah daerah pun memberikan bantuan lainnya kepada seluruh masyarakat di Labuan sebagai bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan dan penguatan ekonomi pertanian masyarakat di tingkat desa.
"Saat ini di tengah efisiensi saja, pemerintah daerah dapat menurunkan angka kemiskinan hingga menempati peringkat kedua di Sulawesi Tengah," ucapnya.
Menurut dia, berdasarkan DTSEN bahwa jumlah kepala keluarga di Kabupaten Donggala masuk kategori miskin ekstrem sebanyak 4.846 KK.
Sementara itu untuk laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Donggala pada tahun 2025 mencapai 4,78 persen sehingga menempatkan Donggala di posisi ketiga dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.
"Jadi artinya, di tengah efisiensi kita tetap bisa memberikan yang terbaik untuk daerah ini," sebutnya.
Sebelumnya terdapat tiga desa di Kabupaten Donggala terpilih untuk mengikuti program kampung nelayan merah putih yakni Kelurahan Boneoge Kecamatan Banawa, Desa Wombo Kalonggo Tanantovea dan Desa Rerang Dampelas.
Taufik menjelaskan pengembangan kawasan ekonomi kelautan sejalan dengan visi misi pemerintah daerah yakni Donggala sejahtera, maju, berdaya saing dan berkelanjutan.
"Tentunya kami berupaya untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal, memperkuat konektivitas dan infrastruktur maju serta mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel," kata dia.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
