Logo Header Antaranews Sulteng

Mensos ajak alumni UIN Datokarama Palu jadi individu kreatif

Senin, 20 April 2026 15:22 WIB
Image Print
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama civitas akademik berpose bersama para peserta wisuda ke-46 Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama di Kota Palu, Senin (20/4/2026). ANTARA/HO-UIN Datokarama Palu

Palu (ANTARA) - Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf mengajak para alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah menjadi problem solver atau individu kreatif guna membantu pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan.

"Dengan sumber daya yang memadai, lulusan yang berkompeten, memiliki modal moral dan intelektual yang kuat maka lulusan UIN Datokarama harus menjadi solusi atas berbagai problematika sosial yang kompleks di tengah masyarakat," kata Saifullah Yusuf dalam orasi ilmiah pada Wisuda Ke-46 Sarjana, Magister, dan Doktor UIN Datokarama Palu, Senin.

Ia mengemukakan para lulusan UIN Datokarama bagian dari generasi terdidik Indonesia, maka ilmu pengetahuan didapatkan di bangku kuliah harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

"Kita tidak hanya sedang menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi kita sedang menyiapkan masa depan bangsa. Jika kemiskinan adalah rantai, maka pendidikan adalah kunci, dan hari ini saudara-saudara telah memegang kunci tersebut," ujarnya.

Menurut Mensos Indonesia Emas tahun 2045, tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat saat ini, tetapi bagaimana menyiapkan generasi untuk masa depan.

"Semoga ilmu yang saudara miliki tidak hanya membawa keberhasilan pribadi, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ucapnya.

Sementara itu Rektor UIN Datokarama Prof Lukman Thahir mengemukakan UIN Datokarama dengan segala sumber daya yang dimiliki termasuk para alumni, hadir di tengah masyarakat sebagai pembawa solusi.

"Kami berkomitmen terlibat aktif dalam kehidupan sosial," ujarnya.

Ia meminta para alumni hadir di tengah masyarakat dan turut mengambil peran strategis untuk penyelesaian masalah kemiskinan.

"Setiap lulusan memiliki ruang untuk untuk berkontribusi. Ambil peran dalam lingkungan masing-masing dalam bangun kolaborasi, dan mendorong perubahan yang membawa kebaikan," tutur Lukman.




Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026