
Sigi salurkan bibit durian dan kakao di tiga kecamatan

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bibit durian dan kakao kepada masyarakat di tiga kecamatan yakni Kulawi, Kulawi Selatan dan Pipikoro.
"Jadi bibit pertanian itu merupakan kerja sama antara pemerintah daerah dengan KARSA Institute dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Sigi khususnya untuk komoditas durian dan kakao," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui awak media di Dolo, Selasa.
Ia mengemukakan bibit tersebut untuk tahap awal diberikan ke tiga wilayah terdiri dari Desa Marena Kecamatan Kulawi, Desa Moa Kulawi Selatan dan Desa Masewo Pipikoro.
"Total bantuan bibit itu sebanyak 60 ribu, jadi nanti setiap tahunnya akan diberikan 6 ribu bibit durian dan 10 ribu bibit kakao kepada masyarakat, harapannya dengan adanya bibit ini dapat membantu masyarakat di Kabupaten Sigi," ucapnya.
Ia menuturkan hingga saat ini tanaman kakao di Kabupaten Sigi tersebar di sejumlah kecamatan seperti Palolo, Nokilalaki, Dolo, Dolo Selatan, Kulawi, Kulawi Selatan dan Lindu.
"Tanaman kakao terbesar itu di Kecamatan Palolo, Kulawi, dan Kulawi Selatan," sebutnya.
Menurut dia, berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan setempat bahwa luas lahan kakao di Sigi mencapai 27.885 hektare.
Rizal menyebutkan untuk produksi komoditas durian di Kabupaten Sigi mencapai 50.400 kuintal pada tahun 2024.
"Sebagai contoh wilayah Kulawi sudah diregistrasi lahan kebun duriannya mencapai 200 hektare," kata dia.
Diketahui untuk harga kakao di Kabupaten Sigi saat ini mencapai Rp47.500 per kilogram.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
