Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkab Sigi petakan potensi ekspor durian ke Tiongkok

Rabu, 22 April 2026 14:44 WIB
Image Print
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae (kemeja putih) didampingi Wabup Sigi Samuel Yansen Pongi saat temui awak media di Desa kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulteng. ANTARA/Moh Salam

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai melakukan pemetaan potensi komoditas unggulan sektor hortikultura yakni durian guna dilakukan ekspor ke secara langsung ke Tiongkok.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan sudah memerintahkan kepada kepala dinas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan setempat untuk mendata pengusaha serta petani durian di daerah tersebut termasuk produktivitasnya dari tahun-tahun kemarin hingga saat ini.

"Jadi saya baru mengetahui kalau di Kabupaten Sigi ada offtaker atau pembeli hasil produksi bagi komoditas durian satu pabrik yakni PT.Amerta Nadi Agro Cemerlang," kata Rizal saat ditemui awak media di Dolo, Rabu.

Ia mengemukakan apabila produktivitas durian di Sigi besar maka pemerintah daerah mendorong pihak pabrik durian di wilayah itu agar Kabupaten Sigi bisa ekspor secara langsung ke Tiongkok.

"Yang punya pabrik offtaker durian di Sulteng hanya di Kota Palu, Parigi Moutong dan Sigi," ucapnya.

Ia menuturkan bahwa Kabupaten Sigi merupakan urutan ketiga produksi durian setelah Poso dan Parigi Moutong.

"Hanya Sigi lebih banyak inkubasinya dan Poso maupun Parigi Moutong lokalnya. Harapannya dengan adanya inkubasi ini Insya Allah Kabupaten Sigi bisa ekspor durian sendiri namun masih tetap menunggu data apakah bisa ekspor atau tidak," sebutnya.

Menurut dia, jika Kabupaten Sigi bisa melakukan ekspor durian secara langsung maka dapat merangsang seluruh petani untuk berlomba-lomba guna menanam dan memelihara lebih baik pohon duriannya.

"Harapannya para petani durian ini bisa termotivasi merawat duriannya karena itu jelas keuntungannya apalagi di Sigi sudah ada pabrik untuk pengemasan dalam bentuk beku maupun pasta bisa dikirim ke Tiongkok," kata dia.

Rizal menyebutkan ke depan pemerintah daerah akan menjamin persoalan pasar untuk komoditas durian di Kabupaten Sigi.

"Termasuk kami lakukan pemetaan wilayah tanaman durian di Kabupaten Sigi

Diketahui produksi komoditas durian di Kabupaten Sigi mencapai 50.400 kuintal pada tahun 2024.

Sementara untuk harga kakao di Kabupaten Sigi saat ini mencapai Rp47.500 per kilogram.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026