
Polda Sulteng imbau masyarakat ikut jaga kamtibmas

Palu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi dampak dinamika perkembangan situasi global tahun 2026 di wilayah provinsi ini.
Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf di Palu, Selasa, menyampaikan bahwa perkembangan situasi geopolitik global, khususnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, berpotensi memicu instabilitas global maupun nasional.
Ia mengatakan salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah penutupan Selat Hormuz yang dapat menyebabkan lonjakan harga minyak mentah dunia.
“Kondisi tersebut akan berdampak langsung pada perekonomian nasional, seperti kenaikan harga BBM, biaya produksi, penurunan daya beli masyarakat, hingga meningkatnya inflasi dan potensi pengangguran,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gejolak sosial yang dapat berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Oleh karena itu, kata dia, apel gelar pasukan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi berbagai potensi gangguan di wilayah Sulawesi Tengah.
Selain faktor global, kepolisian juga menyoroti agenda peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang dinilai berpotensi diwarnai aksi unjuk rasa dengan jumlah massa besar, yang dapat menimbulkan kerawanan seperti kemacetan lalu lintas hingga gangguan kamtibmas.
Untuk itu, Wakapolda menekankan sejumlah langkah strategis kepada seluruh jajaran, antara lain meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengoptimalkan deteksi dini serta patroli, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Ia juga meminta jajaran mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun provokasi, serta mengantisipasi potensi gejolak sosial akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.
Menurut dia, apel pasukan ini menjadi bagian dari upaya Polda Sulawesi Tengah dalam menjaga stabilitas keamanan daerah di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono menyatakan pihaknya siap mengawal situasi kamtibmas agar tetap kondusif melalui langkah-langkah terukur dan sinergis bersama seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang beredar di media sosial.
“Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi guna menghindari hoaks dan provokasi yang dapat memicu keresahan,” ujarnya.
Ia menambahkan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
