Logo Header Antaranews Sulteng

Polres Touna Sulteng tingkatkan pengawasan penangkapan ikan ilegal

Rabu, 29 April 2026 19:42 WIB
Image Print
Satpolairud Polres Tojo Una-una melakukan pemasangan spanduk imbauan terkait larangan Stop Destructive Fishing di Desa Siatu Kecamatan Batudaka, Kabupaten Touna, Sulawesi Tengah, Rabu (29/4/2026). (ANTARA/HO-Polres Touna)

Touna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-una, Sulawesi Tengah (Sulteng) meningkatkan pengawasan terhadap praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan setempat di daerah tersebut.

Kasat Polairud Polres Touna Iptu Kadek Agung mengatakan pengawasan tersebut dilakukan oleh jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-una.

"Jadi personel Satpolairud menyisir wilayah Desa Siatu Kecamatan Batudaka untuk memasang spanduk imbauan bertajuk Stop Destructive Fishing," kata Kadek di Touna, Rabu.

Ia mengemukakan salah satu fokus dalam kegiatan tersebut dengan memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir terkait bahaya penggunaan bahan peledak dan zat kimia dalam menangkap hasil laut.

Menurut dia, pemasangan spanduk ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan langkah preventif untuk menyelamatkan ekosistem bawah laut di wilayah kepulauan.

"Tentunya kami mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah kepulauan agar dalam mencari nafkah tidak lagi menggunakan bom ikan, bius, atau bahan perusak lainnya. Kita harus menjaga ekosistem laut agar tetap lestari untuk generasi di masa mendatang," ucapnya.

Ia menuturkan pentingnya sosialisasi untuk membangun kesadaran kolektif warga pesisir khususnya di Desa Siatu melalui edukasi yang humanis sehingga diharapkan tidak ada lagi pelanggaran hukum yang dilakukan nelayan akibat ketidaktahuan.

"Tujuan besar kami untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Ketika masyarakat dan Polri bersinergi menjaga laut, maka keamanan wilayah pesisir akan terjaga dengan sendirinya," sebutnya.

Diketahui pemasangan spanduk imbauan itu berlokasi di sejumlah titik strategis dengan harapan praktik destructive fishing dapat ditekan hingga titik nol, demi keberlangsungan terumbu karang dan kekayaan hayati laut Tojo Una-Una.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026