Logo Header Antaranews Sulteng

Polres Touna gelar pasar murah jaga stabilitas harga pangan

Kamis, 30 April 2026 16:44 WIB
Image Print
Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah, menggelar pasar beras murah sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah ini. ANTARA/HO-Humas Polres Tojo Una-una

Palu (ANTARA) - Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah, menggelar pasar beras murah sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah ini.

Kasat Binmas Polres Touna AKP Agus Habibie di Touna, Kamis, mengatakan kegiatan pasar murah tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Polri dan Perum Bulog untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

“Kegiatan Pasar Beras Murah ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara Polri dan Bulog untuk membantu masyarakat. Kami hadir untuk memastikan distribusi pangan tepat sasaran dan membantu menekan angka inflasi di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una,” ujar Agus.

Ia menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Tete B, Kecamatan Ampana Tete, Kamis itu merupakan tindak lanjut dari program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat daerah.

Dalam pelaksanaannya, Polres Touna menyediakan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 185 beras kemasan 5 kilogram atau setara 925 kilogram. Beras kualitas medium tersebut dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per kemasan 5 kilogram.

Ia menyebutkan pada kegiatan pasar murah ini difokuskan untuk membantu masyarakat, khususnya warga Desa Tete B, agar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Fokus kami adalah membantu warga, khususnya di Desa Tete B, agar bisa memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus terbebani harga yang tinggi," ujarnya.

Ia menambahkan, hingga kegiatan berlangsung, sebanyak 75 kilogram beras telah terserap oleh masyarakat setempat, sementara sisa stok sekitar 850 kilogram akan terus disalurkan melalui rangkaian pasar murah berikutnya.

Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026