
Pemkab-Sigi ajak lintas sektor hadapi dampak perubahan iklim

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mengajak seluruh lintas sektor untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan penguatan sektor pertanian di daerah tersebut.
"Jadi memang pentingnya membangun sinergi antara pemerintah daerah, NGO, komunitas, akademisi hingga pelaku usaha dalam memperkuat ketahanan petani di tengah ancaman perubahan iklim saat ini," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui awak media di Dolo, Kamis.
Ia menuturkan pengembangan pertanian di Kabupaten Sigi berbasis lingkungan dan pertanian organik bisa meningkatkan kualitas hasil produksi sekaligus menjaga keberlanjutan alam.
"Ke depan memang perlu bersama-sama menjaga kawasan lingkungan dan daerah penyangga agar tidak menimbulkan dampak kerusakan terhadap ekosistem, termasuk ancaman terhadap kawasan danau dan sumber air masyarakat, apalagi dengan adanya el nino saat ini," ucapnya.
Ia mengemukakan pembangunan daerah tidak hanya terkait pertumbuhan ekonomi, tetapi pada perubahan pola pikir masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat, produktif dan berwawasan lingkungan.
Menurut dia, harus ada langkah konkret dan rekomendasi bersama yang dapat diimplementasikan pemerintah daerah dan seluruh mitra pembangunan di Kabupaten Sigi.
"Tentunya pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama untuk memastikan pertanian menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Sigi di masa mendatang," sebutnya.
Rizal berharap seluruh lintas sektor dapat bekerja sama untuk menghadapi tantangan iklim sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Diketahui Kabupaten Sigi memiliki potensi besar di sektor pertanian khususnya komoditas kakao dan kopi yang bisa bersaing dengan produk dari daerah lain apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.
"Pemerintah daerah mendapatkan bantuan 1,5 juta bibit kakao dari pemerintah pusat sebagai bagian dari penguatan sektor perkebunan rakyat di Kabupaten Sigi," kata dia.
Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan setempat bahwa luas lahan kakao di Sigi mencapai 27.885 hektare.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
