
Perpustakaan dan TPQ Pesisir tingkatkan literasi anak

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengatakan kehadiran Perpustakaan dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Pesisir menjadi sarana peningkatan literasi sekaligus pembinaan keagamaan bagi anak-anak di wilayah pesisir.
“Ini adalah inisiasi yang baik dengan adanya pojok literasi bagi anak-anak kita. Kita tahu sendiri pengaruh gadget sangat luar biasa sehingga anak-anak kita menjadi malas membaca,” kata Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin dalam keterangannya di Palu, Sabtu.
Menurut Imelda, Pemerintah Kota Palu mendukung pengembangan fasilitas tersebut yang berlokasi di Kelurahan Tondo, termasuk dengan menambah koleksi buku guna meningkatkan minat baca anak-anak.
Ia mengatakan fasilitas itu tidak hanya difungsikan sebagai perpustakaan, tetapi juga sebagai tempat pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak di kawasan pesisir.
“Jadi bukan cuma pojok literasi, tapi juga TPQ. Anak-anak bisa mengaji di sini, sudah disiapkan iqro dan Al-Qur’an,” ujarnya.
Imelda menekankan pentingnya anak-anak, khususnya yang berusia di bawah 16 tahun, untuk lebih fokus belajar dan mengurangi ketergantungan terhadap media sosial.
Menurut dia, keberadaan pojok literasi menjadi penting sebagai sarana edukasi dan pembelajaran yang lebih sehat bagi anak-anak.
Wakil wali kota juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026.
Ia mengharapkan pojok literasi ini dapat memberikan manfaat positif serta semakin meningkatkan literasi generasi muda di daerah ini.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
