
Satu calon haji asal Palu batal berangkat karena alasan kesehatan

Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulawesi Tengah mencatat satu jamaah calon haji (JCH) asal Kota Palu yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BPN-9 batal diberangkatkan menuju King Abdul Azis melalui Embarkasi Balikpapan pada Sabtu.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulawesi Tengah Muchlis Aseng dihubungi dari Kota Palu, Sabtu, mengatakan jamaah atas nama Nurbaya Abdurahman berusia 56 tahun tidak dapat melanjutkan perjalanan karena kondisi kesehatannya dinilai tidak memenuhi syarat untuk terbang.
“Yang bersangkutan dipulangkan kembali ke Kota Palu karena hasil pemeriksaan kesehatan menyatakan belum memenuhi syarat untuk diberangkatkan,” kata Muchlis.
Ia mengemukakan selain satu jamaah asal Palu yang batal berangkat, terdapat pula satu calon haji asal Kabupaten Banggai Laut yang sempat mengalami penundaan keberangkatan karena kondisi kesehatan.
Menurut dia, jamaah asal Banggai Laut tersebut masih memiliki peluang untuk diberangkatkan setelah menjalani masa istirahat dan pemulihan kesehatan lebih lanjut.
“Untuk satu jamaah lainnya masih berpeluang berangkat, tetapi harus menjalani pemulihan terlebih dahulu sampai dinyatakan layak terbang,” ucapnya.
Muchlis menyebutkan pemberangkatan jamaah haji asal Sulawesi Tengah tahun 2026 dilakukan melalui lima kelompok terbang, yakni mulai kloter BPN-9 hingga BPN-13.
Seluruh jamaah diberangkatkan secara bertahap dari Asrama Haji Transit Palu menuju Embarkasi Balikpapan sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi.
Ia menuturkan kloter pertama yang terdiri atas jamaah asal Kota Palu, Kabupaten Banggai Laut, dan Kabupaten Morowali telah lebih dahulu diberangkatkan melalui Embarkasi Balikpapan.
Untuk kuota haji Sulawesi Tengah pada musim haji 2026 berjumlah 1.753 orang.
“Untuk jemaah haji, sebetulnya kuota Sulawesi Tengah tahun 2026 ini 1.753 orang, tetapi yang bisa diberangkatkan itu 1.751 orang untuk Provinsi Sulawesi Tengah. Dua orang lainnya mutasi keluar daerah, tetapi tetap masuk kuota nasional,” sebutnya.
Ia menjelaskan pemberangkatan terakhir jamaah haji melalui Asrama Haji Transit Palu dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei 2026.
Sebelum diberangkatkan, seluruh jamaah terlebih dahulu menjalani persiapan akhir di Asrama Haji Palu, mulai dari pembagian boarding pass, pemeriksaan administrasi, hingga koordinasi keberangkatan menuju Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
