Logo Header Antaranews Sulteng

Wagub Sulteng tinjau KPN pastikan pembangunan kembali fasilitas pangan

Minggu, 10 Mei 2026 15:08 WIB
Image Print
Wakil Gubernur di dampingi sejumlah kepala OPD dan Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan ketahanan energi Nasional M Ridha Saleh (kanan) meninjau KPN Talaga di Kabupaten Donggala, Sabtu (9/5/2026). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng)

Palu (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Wagub Sulteng) Reny A Lamadjido meninjau Kawasan Pangan Nusantara (KPN) Talaga di Kabupaten Donggala guna memastikan pembangunan kembali fasilitas penunjang pangan si provinsi itu.

"KPN sangat luar biasa, lahannya juga subur, saya lihat tanamannya juga tumbuh dengan baik, sayang sekali kalau tidak dikelola dengan baik. Kami berkomitmen melanjutkan pembangunannya," kata Reny A Lamadjido di Palu, Minggu.

Saat melakukan kunjungan pada Sabtu (9/5) wakil gubernur melihat lebih dekat beberapa blok proyek KPN, blok 1 seluas 20 hektare dan blok 2 seluas 180 hektare yang telah dibersihkan dan sudah ditanami komoditas hortikultura dan tanaman perkebunan oleh warga setempat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng melakukan penataan kembali terhadap peta jalan dan ekosistem pertanian serta perkebunan terintegrasi.

Selain itu wilayah itu juga berdampingan dengan sejumlah potensi wisata danau dan laut, maka infrastruktur di dalam kawasan KPN perlu diperkuat kembali.

"Kami melihat pengelolaan kawasan belum maksimal, saya datang ke lokasi ini untuk memastikan kondisi objektif dan terkini lokasi KPN. Kawasan pangan di Kabupaten Donggala sangat membantu menunjang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional," ujarnya.

Guna menindaklanjuti program itu gubernur telah memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis segera membentuk tim percepatan pembangunan KPN, maupun tim mitigasi sosial dan lingkungan yang bekerja di lapangan.

Keseriusan Pemprov Sulteng melanjutkan pembangunan kawasan itu telah ditindaklanjuti melalui rapat terbatas yang menghadirkan wakil gubernur, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulteng, dan kepala OPD teknis, termasuk Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan ketahanan energi Nasional pada Jumat (8/5).

"Program pangan adalah isu strategis dan menjadi prioritas nasional, maka fasilitas yang sudah ada selanjutnya kami kembangkan," ucap Reny.

Sementara itu Tenaga Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan ketahanan energi Nasional M Ridha Saleh menjelaskan selama berdirinya KPN sudah pernah dikelola secara kemitraan antara TNI dan petani melalui manunggal petani dan TNI.

"Pada kegiatan kemanunggalan sekitar empat kali panen jagung, lalu menanam berbagai komoditas seperti kacang tanah, cabe dan lainnya.

"Sekarang kegiatan kemanunggalan itu sudah berhenti," kata dia.

Ia menambahkan warga setempat sangat berharap kawasan itu dimanfaatkan kembali, karena KPN Talaga telah mencuat ke tingkat nasional saat kawasan itu diresmikan Wakil Presiden RI ke-13 KH Maruf Amin pada Oktober 2023.

"Wagub sudah mendengar langsung bagaimana reaksi warga saat mendengar program ini dilanjutkan. Langkah diambil Pemprov Sulteng sesuai dengan harapan kami," turut Ridha yang juga pernah menangani KPN Talaga.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026