
Wagub-Sulteng ajak generasi muda jaga kesehatan mental & jauhi narkoba

Palu (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny A. Lamadjido berpesan kepada generasi muda di daerah itu agar menjaga kesehatan mental dan menjauhi narkoba.
Wagub mengatakan kesehatan mental yang terjaga akan melahirkan generasi muda yang lebih optimistis, mampu mengendalikan diri, serta siap menghadapi tantangan pada masa depan.
“Dengan sering beribadah, anak-anak muda bisa tetap stabil, waras, dan tidak mudah tumbang, saat menghadapi masalah,” kata Wagub Reny di Palu, Minggu.
Menurut dia, generasi muda perlu memperkuat mental spiritual dan tidak mudah bergantung kepada orang lain ketika menghadapi persoalan hidup.
Untuk itu ia mengapresiasi pelaksanaan seminar kesehatan mental sebagai ruang edukasi bagi generasi muda untuk memperoleh pengetahuan dan tips praktis dalam menjaga kesehatan mental.
Ia mengatakan kesehatan mental yang baik penting dimiliki generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tekanan dan tantangan kehidupan pada saat ini.
“Era sekarang ini generasi muda sudah lebih mudah rapuh mentalnya. Oleh karenanya seringlah mengikuti acara-acara seperti ini supaya mengetahui apa yang harus dilakukan supaya bisa jadi generasi tangguh,” katanya.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar selektif dalam pergaulan dan tidak mudah terpengaruh ajakan menggunakan narkoba.
Wagub Reny menegaskan penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan mental dan masa depan seseorang.
“Adik-adik, kalau ada yang menawarkan narkoba pikirkan baik-baik, jangan hanya mengingat hari ini karena berbahaya bagi otak kita,” ujar Wagub Reny.
Kegiatan itu diikuti pelajar, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan kepemudaan di Sulteng.
Ia berharap melalui kegiatan edukasi kesehatan mental tersebut, generasi muda Sulteng dapat menjadi pribadi yang lebih tangguh, sehat secara mental, dan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
