Logo Header Antaranews Sulteng

Palu perkuat kapasitas SDM kelola data statistik sektoral

Senin, 11 Mei 2026 17:14 WIB
Image Print
Pemkot Palu melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) dan sosialisasi penggunaan aplikasi Satu Data Palu (SADAP) bagi operator data di lingkup Pemkot Palu, di Palu, Senin (11/5/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) operator data dalam pengelolaan data statistik sektoral melalui bimbingan teknis (Bimtek) dan sosialisasi penggunaan aplikasi Satu Data Palu (SADAP).

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Palu Moh. Akhir Armansyah di Palu, Senin, mengatakan kegiatan bimbingan teknis tersebut bertujuan untuk memperkuat kapasitas operator organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pengelolaan data statistik sektoral.

“Aplikasi SADAP menjadi portal tunggal guna mewujudkan Satu Data Kota Palu yang valid, akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai amanat Perpres Satu Data Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan kegiatan bimtek dan sosialisasi aplikasi SADAP ini diikuti para operator data dari seluruh OPD lingkup Pemerintah Kota Palu.

Peserta menerima materi teknis terkait penginputan, validasi, serta pemutakhiran data statistik sektoral melalui Aplikasi SADAP.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti menekankan data merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah

Oleh karena itu, ia meminta seluruh OPD berkomitmen menyatukan data melalui aplikasi SADAP.

“Tidak boleh lagi ada data yang berbeda-beda di antara OPD. SADAP ini hadir sebagai pintu masuk semua data sektoral Kota Palu. Pengelolaannya juga harus sesuai standar BPS sebagai pembina data,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap para operator data yang mengikuti bimbingan teknis ini dapat bekerja serius dan bertanggung jawab.

Ia juga mendorong agar para operator menandatangani perjanjian kerja terkait tugas pengelolaan SADAP sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas dan keberlanjutan data sektoral di masing-masing OPD.

“Perjanjian kerja ini penting agar ada kepastian tugas dan tanggung jawab,” ujarnya.

Menurut dia, data yang baik akan melahirkan kebijakan yang tepat, terutama untuk mendukung program prioritas seperti pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan peningkatan pelayanan publik.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026