
Pemkab-Morut ingatkan calon haji jaga kekhusyukan ibadah

Kolonodale, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut), Sulawesi Tengah mengingatkan jamaah calon haji (JCH) asal daerah tersebut agar senantiasa menjaga kesehatan dan kekhusyukan ibadah selama berada di Tanah Suci.
"Menjaga kekhusyukan ibadah penting, maka hindari tindakan yang dapat mengganggu proses ibadah," kata Wakil Bupati Morowali Utara Djira saat melepas JCH di Kolonodale, Rabu.
Menurut data Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) calon haji asal Morut yang berangkat menunaikan ibadah haji 2026 sebanyak 49 orang, di tambah satu orang pendamping.
Ia berpesan jamaah harus mematuhi aturan yang ditetapkan penyelenggara haji, maupun aturan pemerintah Arab Saudi.
"Fokus beribadah, jangan memikirkan hal-hal di luar dari kepentingan haji. Ibadah haji adalah proses meningkatkan spiritualitas guna mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya.
Dia mengatakan, selama proses perjalanan spiritual di Tanah Suci, jamaah juga diminta menjaga kekompakan, menjaga silaturahmi antarsesama, termasuk menjaga etika dalam bertutur supaya hubungan kekeluargaan selalu tertanam dan solid.
Mengingat ibadah haji merupakan panggilan yang sangat istimewa, kata dia, maka bagi masyarakat yang telah mendapatkan kesempatan tahun ini hendaknya memanfaatkan momentum tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Ibadah haji perjalanan suci yang harus dijaga kesuciannya, maka setiap calon haji memiliki tanggung jawab moril. Jadilah calon haji yang membanggakan negara dan daerah," ucap Djira.
Menurutnya hal penting lainnya menjadi perhatian para calon haji yakni kesehatan fisik dan kesiapan mental, oleh karena itu jaga stamina mulai pemberangkatan hingga pulang nanti.
"Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat," kata dia.
Jamaah diberangkatkan melalui Bandara Maleo Kabupaten Morowali menuju Kota Palu, sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi melalui Embarkasi Balikpapan.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
