Logo Header Antaranews Sulteng

IMIP gelar LKTI Nasional, Diikuti puluhan tim dari kampus ternama

Rabu, 20 Mei 2026 15:29 WIB
Image Print
Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026. PT Indonesia Morowali Industrial Park menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional bagi mahasiswa diploma hingga sarjana dalam rangka. Foto : ANTARA/HP/ (Dokumentasi imip)

Morowali (ANTARA) - PT Indonesia Morowali Industrial Park menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional bagi mahasiswa diploma hingga sarjana dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026.

Head of Department Environment PT IMIP, Yundi Sobur, di Morowali, Rabu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah menghimpun gagasan dan inovasi mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan lingkungan di kawasan industri.

“Melalui LKTI ini kita bisa banyak menghimpun ide-ide segar dari peserta terhadap isu-isu masalah lingkungan,” kata Yundi.

Ia menjelaskan tema karya ilmiah yang dilombakan mencakup strategi penurunan emisi industri smelter nikel, pengelolaan dan pemilahan sampah, pemanfaatan limbah industri seperti slag nikel, fly ash dan bottom ash, hingga inovasi pengolahan limbah lemak atau grease trap menjadi produk bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Menurut dia, antusiasme peserta pada LKTI tahun ini cukup tinggi. Hingga 19 Mei 2026 tercatat lebih dari 85 tim dari 39 perguruan tinggi di Indonesia telah mendaftar, sementara lebih dari 24 karya ilmiah telah diterima panitia.

Karena tingginya minat peserta, panitia memperpanjang masa pendaftaran hingga 27 Mei 2026.

Sejumlah perguruan tinggi ternama turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, di antaranya Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, dan Universitas Andalas.

Universitas Hasanuddin tercatat sebagai pengirim tim terbanyak dengan 11 tim, disusul Universitas Tadulako sebanyak enam tim, serta Universitas Halu Oleo dan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya masing-masing lima tim.

Penanggung jawab LKTI IMIP 2026, Moh Dahry Kisman, mengatakan terdapat perubahan sistem seleksi dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, panitia memilih lima tim finalis terbaik untuk mempresentasikan karya ilmiah secara langsung di kawasan IMIP, Morowali.

“Seluruh biaya ditanggung panitia, mencakup tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi, konsumsi, dan transportasi lokal,” ujar Dahry.

Ia menambahkan setiap tim finalis terdiri atas tiga mahasiswa dan satu dosen pembimbing, sehingga total sebanyak 20 orang akan diundang ke Morowali.

Selain itu, seluruh finalis beserta dosen pembimbing juga akan memperoleh sertifikat penghargaan atas partisipasi dan kontribusi mereka dalam kompetisi ilmiah tersebut.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026