
Sulteng pelajari pengembangan kawasan kesehatan di China

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mempelajari pengembangan kawasan kesehatan di Hainan International Medical Center (HIMC), Pulau Hainan, China.
“Kami melihat langsung salah satu pusat kesehatan paling lengkap di dunia. Banyak hal yang bisa menjadi inspirasi bagi Sulawesi Tengah, khususnya untuk mendukung program Berani Sehat dan mendorong RS Undata menuju rumah sakit bertaraf internasional,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam keterangan tertulis di Palu, Kamis.
Dalam kunjungan itu, Gubernur Sulteng turut membawa rombongan Ketua TP-PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Christina Shandra Tobondo.
Selain itu, turut pula dalam rombongan Rektor Universitas Tadulako (Untad) Amar dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Untad Aiyen Tjoa.
Dalam kunjungan itu, Pemprov Sulteng mempelajari pengembangan kawasan kesehatan modern, sekaligus menjajaki peluang kerja sama di sektor kesehatan dan farmasi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulteng dalam memperkuat pelayanan kesehatan, serta mendorong pengembangan industri kesehatan di daerah.
Di kawasan HIMC, rombongan meninjau berbagai fasilitas medis modern yang terintegrasi. Kawasan tersebut diketahui memiliki sekitar 40 rumah sakit dengan beragam spesialisasi dan layanan kesehatan bertaraf internasional.
Selain mempelajari sistem layanan kesehatan, Pemprov Sulteng juga membuka komunikasi terkait peluang investasi dan kerja sama pengembangan industri obat-obatan serta sektor kesehatan lainnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai kawasan strategis pengembangan sektor kesehatan di Indonesia bagian tengah.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
