Logo Header Antaranews Sulteng

Banjir rendam 50 hektare sawah di Desa Toro Sigi

Senin, 25 Mei 2026 07:18 WIB
Image Print
Masyarakat Desa Toro Kecamatan Kulawi bersama-sama membersihkan bekas tanah longsor di daerah itu, Minggu (24/5/2026). ANTARA/HO-BPBD Sulteng

Sigi (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan terjadi bencana alam yakni banjir dan tanah longsor di Desa Toro Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi sehingga 50 hektare sawah masyarakat terendam banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto mengatakan bahwa banjir tersebut pada Minggu (24/5) sore disebabkan penyempitan aliran sungai sehingga memicu luapan air yang merendam penggilingan padi dan area persawahan warga setempat.

"Jadi selain banjir juga terjadi tanah longsor di Desa Toro akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut," kata Asbudianto di Palu, Minggu.

Ia mengemukakan tidak ada pengungsi maupun korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor itu.

"Untuk laporan sementara ada 50 hektare sawah dan penggilingan padi terendam banjir, serta jalan penghubung Desa Toro dan Sungku terdampak tanah longsor," ucapnya.

Ia menuturkan situasinya hingga saat ini di Desa Toro air masih menggenangi lahan pertanian masyarakat.

"Kebutuhan mendesak di Desa Toro berupa normalisasi sungai di daerah tersebut, " sebutnya.

Sementara itu Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menyebutkan segera menginstruksikan kepada BPBD dan Dinas PU setempat untuk melakukan penanganan sungai di Desa Toro.

"Saya sudah perintahkan Dinas Pekerjaan Umum segera melakukan normalisasi sungai di bagian atas perkampungan sekaligus membuat jalur aliran air agar lebih aman bagi warga di Desa Toro," kata Rizal.

Diketahui banjir dan tanah longsor itu terjadi pada Minggu (24/5/2026) pukul 17.40 WITA.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026