Logo Header Antaranews Sulteng

Bupati Morowali instruksikan para OPD gerak cepat tangani banjir di Bungku Tengah

Senin, 25 Mei 2026 15:14 WIB
Image Print
Petugas BPBD dan instansi terkait mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Minggu malam (24/5/2026). ANTARA/HO-BPBD Sulteng

Morowali, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Bupati Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) Iksan Baharudin Abdul Rauf menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di empat desa di Bungku Tengah.

“Pentingnya langkah cepat dan kolaborasi lintas dinas untuk mengantisipasi dampak banjir agar tidak semakin merugikan masyarakat. Saya pergi tadi pagi mengecek, bagaimana tidak mau banjir, semua gotnya ditutup,” katanya di Morowali, Senin.

Karena itu, ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali segera melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan banjir susulan.

Ia meminta seluruh dinas terkait untuk bergerak cepat dan tidak menunggu proses anggaran apabila situasi mendesak.

Ia menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk memperkuat kerja sama dalam penanganan bencana di lapangan.

“Saya berikan perintah untuk bagian bencana agar mengantisipasi banjir. Dinas terkait, ini bencana, pinjam itu ekskavator DLH, PU bekerja sama semua,” katanya.

Menurut dia, penanganan bencana tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, sehingga dibutuhkan kolaborasi lintas dinas agar langkah penanganan berjalan maksimal dan cepat.

Iksan meminta seluruh OPD terus membangun koordinasi yang baik serta bergerak cepat dalam mengantisipasi kejadian lanjutan.

Ia menegaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menghadapi bencana banjir.

“Antisipasi itu jangan tunggu anggaran baru eksekusi, jangan sampai menyengsarakan orang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, banjir terjadi di Desa Mendui, Desa Bahoruru, Desa Bente, dan Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada Minggu (24/5) sore.

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air meluap ke pemukiman warga dan badan jalan dengan ketinggian mencapai sekitar 80 sentimeter.

Akibatnya, sejumlah titik jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer sulit diakses kendaraan roda dua, karena tingginya debit air dan derasnya arus banjir.

BPBD Sulteng bersama BPBD Kabupaten Morowali telah melakukan asesmen di lokasi terdampak serta mengevakuasi warga yang berada di sekitar bantaran sungai guna mengantisipasi banjir susulan.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026