
Ditjenpas-Sulteng gencarkan operasi Halinar perketat pengawasan

Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggencarkan operasi pemberantasan handphone, narkotika, dan penipuan (Halinar) di rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan guna memperkuat pengawasan serta mencegah masuknya barang terlarang.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan di Palu, Selasa, mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi sekaligus respons atas berbagai kejadian menonjol di lingkungan pemasyarakatan.
“Ini juga merupakan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di lapas dan rutan,” ujarnya.
Dia menyebutkan razia tersebut telah dilakukan di sejumlah unit pelaksana teknis pemasyarakatan, yakni Lapas Kelas IIA Palu, Lapas Kelas III Parigi, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Donggala, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Palu, serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Palu.
Operasi Halinar ini, kata dia, dilakukan melalui penggeledahan kamar dan blok hunian warga binaan dengan melibatkan petugas pemasyarakatan bersama aparat penegak hukum guna memastikan kondisi lapas dan rutan tetap aman dan kondusif.
“Kami lakukan langkah cepat dan terukur melalui operasi Halinar sebagai bentuk keseriusan memastikan seluruh lapas dan rutan di Sulawesi Tengah benar-benar bersih dari handphone, narkotika, dan praktik penipuan,” katanya.
Dari hasil penggeledahan, menurut dia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam blok hunian.
Seluruh barang hasil penggeledahan kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain penggeledahan, kata dia, petugas juga melakukan tes urine terhadap sejumlah warga binaan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Bagus mengatakan operasi Halinar akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan guna memperkuat pengawasan serta memastikan lapas dan rutan tetap aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkotika maupun penggunaan alat komunikasi ilegal.
Ia juga mengapresiasi sinergi aparat kepolisian dan TNI yang turut mendukung pelaksanaan operasi gabungan tersebut.
Menurut dia, kolaborasi antarinstansi menjadi langkah penting dalam mencegah masuknya barang-barang terlarang serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
