Logo Header Antaranews Sulteng

Bappenas sebut hilirisasi sawit bermuara ke produk inovatif

Sabtu, 30 Mei 2026 13:27 WIB
Image Print
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy (kanan) saat berjumpa dengan delegasi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dipimpin Guru Besar Fakultas Pertanian IPB Profesor Sudrajat, Jakarta, Senin (25/5/2026). ANTARA/HO-(Bappenas)
Hilirisasi sawit tidak lagi dapat bertumpu pada ekspor bahan mentah semata

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menyatakan hilirisasi sawit diarahkan pada pengembangan produk-produk inovatif berbasis teknologi dan riset.

“Hilirisasi sawit tidak lagi dapat bertumpu pada ekspor bahan mentah semata, melainkan harus diarahkan pada pengembangan produk-produk inovatif berbasis teknologi dan riset,” katanya saat berjumpa dengan delegasi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dipimpin Guru Besar Fakultas Pertanian IPB Profesor Sudrajat, dari keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, satu tanda sawit dapat menjadi berbagi produk bernilai tinggi, mulai dari lipstik alami, kapsul beta karoten, material komposit, sampai produk industri lainnya.

Sawit dinilai sebagai komoditas yang sangat eksotis jika diolah dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, dirinya ingin pusat studi sawit di IPB dilanjutkan dan diperkuat, meskipun dimulai dari skala kecil, karena dampaknya akan sangat monumental.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri menjadi kunci agar pengembangan sawit dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Rachmat.

Dalam kesempatan itu, dia menegaskan tentang pentingnya peran IPB dalam pengembangan industri sawit nasional berbasis riset, inovasi, dan hilirisasi bernilai tambah tinggi.

“Kami semua mendapat arahan langsung dari Presiden. Khusus sawit ini, paling tidak ada tiga institusi yang mendapat arahan, yaitu kementerian yang menangani lahan dan pendidikan tinggi, kemudian Agrinas (PT Agro Industri Nasional (Persero)), dan saya sebagai Kepala Bappenas, karena kami mendapat tugas untuk menangani hilirisasi sawit. Dari sinilah sebenarnya IPB harus berhubungan dan mengambil peran strategis,” ucap Menteri PPN.

Sementara itu, Prof. Sudrajat menerangkan bahwa IPB sedang menyiapkan sejumlah skema kerja sama dalam pengelolaan kebun sawit dan pengembangan ekosistem pendidikan berbasis industri sawit berkelanjutan.

“Salah satu opsi yang disiapkan adalah pengelolaan kebun secara profesional dengan melibatkan praktisi industri berpengalaman, sekaligus mengintegrasikan kegiatan tersebut dengan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Sudrajat.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kepala Bappenas sebut hilirisasi sawit bermuara ke produk inovatif



Pewarta :
Editor: Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2026