Logo Header Antaranews Sulteng

Wabup Banggai nilai MUI berperan penting perkuat moderasi beragama

Minggu, 31 Mei 2026 16:32 WIB
Image Print
Wakil Bupati Banggai, Sulawesi Tengah, Furqanuddin Masulili menghadiri pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Banggai masa khidmat 2024-2029 di Banggai, Sabtu (30/5/2026). ANTARA/HO-DKISP Banggai

Banggai, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Wakil Bupati Banggai, Sulawesi Tengah Furqanuddin Masulili menegaskan Majelis Ulama Indonesia (MUI) berperan penting dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di daerah itu.

Furqanuddin saat menghadiri pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Banggai masa khidmat 2024-2029 di Banggai, Sabtu, mengatakan bahwa peran ulama sangat dibutuhkan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat toleransi, serta merawat persatuan di tengah masyarakat.

“Peran para ulama sangat dibutuhkan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat toleransi, serta membangun masyarakat yang damai, cerdas, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah daerah dan MUI sebagai mitra strategis perlu terus diperkuat agar program pembinaan umat dan penguatan moderasi beragama dapat berjalan optimal.

Ia mengatakan arah pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan moral, spiritual, dan karakter masyarakat.

“Saya berharap MUI Kabupaten Banggai dapat terus menjadi penyejuk dan perekat umat, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan kehidupan beragama yang harmonis di daerah ini,” katanya.

Ketua MUI Kabupaten Banggai masa khidmat 2024-2029 Zainal Abidin Alihamu mengatakan persoalan umat yang menyangkut akidah dan moral masih menjadi tantangan besar bagi MUI.

“Kami menyadari bahwa nilai-nilai keagamaan harus terus kita tanamkan, termasuk menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai yang terus mendukung program dan kerja-kerja MUI di daerah tersebut.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026