
Tim panjat tebing speed evaluasi total meski raih perak di Madrid
Senin, 1 Juni 2026 12:48 WIB

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim panjat tebing disiplin speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengatakan para pelatih akan mengevaluasi secara menyeluruh performa atlet setelah tampil dalam World Climbing Series Madrid 2026, Spanyol, meski berhasil meraih satu medali perak.
Dia menyatakan bersyukur Indonesia masih mampu naik podium dari sektor putra, tetapi itu belum membuat tim pelatih puas karena masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama konsistensi."Kami akan menyusun program-program untuk mengatasi kekurangan tim kami," kata Galar setelah Antasyafi Robby Al Hilmi meraih medali perak yang menjadi satu-satunya medali untuk Indonesia dari ajang itu, Senin.
Menurut dia, tim pelatih akan mengevaluasi berbagai faktor yang memengaruhi performa atlet, mulai kondisi fisik, pemulihan, hingga adaptasi cuaca.
Pengalaman yang diperoleh di Madrid akan menjadi bahan penting dalam persiapan menghadapi seri berikutnya di sejumlah negara Eropa lain.
Galar menilai cuaca panas yang melanda Madrid menjadi tantangan bagi atlet, yang dirasakan hampir seluruh peserta sehingga memengaruhi performa lomba.
Dia menambahkan tim juga akan fokus pada program pemulihan, penguatan fisik, dan peningkatan performa agar atlet lebih siap menghadapi persaingan di level internasional, setelah beberapa atlet mengalami cedera yang membutuhkan waktu lama untuk pemulihan.
Antasyafi Robby Al Hilmi meraih medali perak speed putra, yang menjadi medali pertamanya dari World Climbing Series, sekaligus melanjutkan tren positif setelah meraih medali perak pada Asian Beach Games 2026.
Robby juga membukukan waktu terbaik pribadinya, 4,72 detik, saat semifinal.
Pada babak final, dia harus mengakui keunggulan atlet China Shouhong Chu yang membukukan waktu 4,75 detik, sementara Robby menyelesaikan lomba dalam waktu 4,81 detik.
Secara keseluruhan hasil di Madrid lebih baik dibandingkan seri Wujiang, yang hanya menghasilan satu medali perunggu melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi dari speed putri.
Pewarta : Donny Aditra
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
