
ICC sambut baik Hungaria batal keluar dari Statuta Roma

Moskow (ANTARA) - Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menyambut baik keputusan Hungaria untuk menarik kembali surat pemberitahuan tentang keluar dari traktat internasional pendirian ICC, Statuta Roma.
"Mahkamah Pidana Internasional mencatat dengan penuh apresiasi terhadap keputusan Hungaria untuk menarik kembali pemberitahuan soal penarikan dirinya dari Statuta Roma, yang berlaku segera. Mahkamah menyambut baik keputusan penting ini," kata ICC dalam sebuah pernyataan pada Senin (1/6).
Keputusan tersebut menunjukkan komitmen baru Budapest terhadap Statuta Roma dan tujuannya untuk mengakhiri impunitas atas kejahatan paling serius yang menjadi perhatian masyarakat internasional secara keseluruhan, demikian isi pernyataan tersebut.
Pada 2025, parlemen Hungaria memutuskan untuk menarik diri dari ICC. Perdana menteri Hungaria saat itu, Viktor Orban, mengatakan keputusan itu diambil karena dia menilai organisasi tersebut telah berubah dari lembaga yang imparsial menjadi lembaga yang bersifat politis dalam beberapa tahun terakhir.
Pada November 2024, ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan menteri pertahanan Israel Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang di Jalur Gaza.
Majelis Pra-Peradilan ICC menolak keberatan Israel terkait yurisdiksi pengadilan untuk menyelidiki situasi di Palestina dan mengeluarkan surat perintah terhadap warganya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Fransiska Ninditya
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
