
Palu hadirkan perpustakaan digital dongkrak literasi masyarakat

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), menghadirkan perpustakaan digital “e-Perpustakaan Palu Mapande” sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat dan mendukung transformasi layanan publik berbasis digital.
Mewakili Wali Kota Palu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Palu Nathan Pagasongan di Palu, Jumat, mengapresiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu atas hadirnya inovasi layanan perpustakaan digital yang dinilai sejalan dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Ia mengatakan akses informasi saat ini tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu, karena masyarakat dapat memperoleh pengetahuan melalui berbagai platform digital.
“Karena itu kehadiran e-Perpustakaan Palu Mapande merupakan langkah strategis yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” katanya.
Ia mengatakan aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat mengakses koleksi buku digital secara lebih mudah, cepat, dan fleksibel kapan saja dan di mana saja.
Selain menyediakan koleksi buku digital, lanjutnya, aplikasi tersebut juga dilengkapi berbagai fitur yang mendukung kenyamanan membaca dan belajar secara digital.
Pemkot Palu, kata dia, meyakini kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Menurut dia, salah satu fondasi utama dalam membangun SDM yang unggul adalah budaya membaca dan budaya belajar yang kuat.
Melalui peluncuran perpustakaan digital tersebut, pihaknya ingin memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses ilmu pengetahuan, mulai dari pelajar, mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, pelaku UMKM, komunitas, hingga masyarakat umum, yang ingin terus meningkatkan kapasitas dan wawasannya.
Ia juga mengungkapkan nama Palu Mapande yang disematkan pada aplikasi tersebut memiliki makna yang mendalam sebagai harapan lahirnya generasi-generasi Palu yang semakin cerdas, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Karena itu dia mengajak seluruh perangkat daerah untuk mendukung pemanfaatan e-Perpustakaan Palu Mapande dalam berbagai program peningkatan kapasitas SDM.
Ia juga mengajak para guru, tenaga pendidik, komunitas literasi, dan para orang tua untuk membudayakan kegiatan membaca di lingkungan masing-masing.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca buku, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta menghasilkan solusi terhadap berbagai tantangan kehidupan. Dengan masyarakat yang terliterasi, kita akan memiliki masyarakat yang lebih produktif, inovatif, dan siap menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.
Ia berharap e-Perpustakaan Palu Mapande dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh masyarakat dan menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan visi Kota Palu sebagai kota yang maju, berkelanjutan, dan berdaya saing, melalui pembangunan SDM unggul.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
