Logo Header Antaranews Sulteng

Basarnas kerahkan KN-SAR Bhisma cari kapal mati mesin di Taliabu

Sabtu, 6 Juni 2026 10:04 WIB
Image Print
Tim SAR melakukan persiapan operasi pencarian KM Jolor menggunakan KN SAR Bhisma dari Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menuju perairan Taliabu Provinsi Maluku Utara, Jumat (5/6/2026). ANTARA/HO-Kantor SAR Palu

Palu (ANTARA) - Kantor SAR (Basarnas) Palu, Sulawesi Tengah mengerahkan KN SAR Bhisma untuk mencari kapal KM Jolor yang mengalami mati mesin di perairan Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

"Kami mengerahkan kapal khusus SAR melakukan pencarian setelah menerima laporan sekitar pukul 20.24 Wita," kata Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal di Palu, Jumat.

Berdasarkan laporan diterima pihaknya, KM Jolor berangkat dari Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah menuju Penu, Kabupaten Pulau Taliabu, Selasa (2/6), sekitar pukul 00.00 Wita.

Dalam perjalanan, kapal mengalami mati mesin dan kontak terakhir dengan awak kapal pada Kamis (4/6), pukul 17.00 Wita. Saat itu KM Jolor berada sekitar 8 Nautical Mile (NM) di sebelah utara Pulau Taliabu.

"Pihak pemilik kapal telah melakukan upaya pencarian secara mandiri, namun hingga laporan diterima hasil pencarian masih nihil. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak terkait untuk meminta bantuan SAR," ujarnya.

Ia mengemukakan laporan diterima lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°30'48.15"S-124°32'37.79"E, dengan jarak sekitar 110 Nm dari Dermaga KN SAR Bhisma di Luwuk, Kabupaten Banggai dan estimasi waktu tempuh sekitar delapan jam.

"Kami mengerahkan tim sekitar pukul 20.45 Wita dan diperkirakan tim rescue Pos SAR Luwuk tiba di lokasi pencarian pada Sabtu (6/6), sekitar pukul 06.00 Wita," ucap dia.

Manifes penumpang berjumlah empat orang, yakni Sudur (40), Dani (25), Ode (35), dan Adink (37) masih dalam status pencarian.

Pada operasi pencarian, Basarnas melibatkan anak buah kapal (ABK) KN SAR Bhisma, personel Pos SAR Luwuk, dan pemilik kapal dengan harapan para awak KM Jolor dapat segera ditemukan.

"Tim rescue yang dikerahkan di dukung dengan peralatan SAR air, alat navigasi, alat komunikasi, peralatan medis dan evakuasi. Perkembangan operasi SAR akan dilaporkan lebih lanjut," kata dia.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026