Logo Header Antaranews Sulteng

Sulteng mulai rekonstruksi jalan di Sigi sepanjang 23 km

Minggu, 7 Juni 2026 17:34 WIB
Image Print
Gubernur Sulteng Anwar Hafid didampingi Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae dan forkopimda saat groundbreaking pembangunan jalan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (7/6/2026). ANTARA/Moh Salam

Sigi, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai melakukan pembangunan dan rekonstruksi jalan di Kabupaten Sigi sepanjang 23 kilometer.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan rekonstruksi ruas jalan di Kabupaten Sigi menggunakan skema tahun jamak atau multiyears contract (MYC) dengan nilai mencapai Rp64,17 miliar.

"Program Berani Lancar ini merupakan langkah besar Pemprov Sulteng dalam mempercepat konektivitas antarwilayah, membuka akses daerah terpencil, memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah Sulawesi Tengah," kata Anwar saat peletakan batu pertama rekonstruksi jalan ruas Palu-Kulawi di Sigi, Minggu.

Ia mengemukakan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

"Pemerintah memiliki kewajiban untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait anggaran daerah yang digunakan dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara langsung oleh masyarakat," ucapnya.

Ia menuturkan terdapat tujuh ruas jalan yang dilakukan rekonstruksi dan rehabilitasi di Kabupaten Sigi yakni rekonstruksi jalan ruas Palu-Kulawi, jalan Lembantongoa-Palolo, jalan ruas Biromaru-Palolo, rehabilitasi jalan Palupi-Bangga, jalan ruas Sausu-Manggalapi-Tongoa, jalan ruas Gimpu-Gintu dan pembangunan jalan lingkar Danau Lindu.

"Jadi, pembangunan jalan ini untuk memastikan seluruh wilayah memiliki akses yang layak dan aman serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah," sebutnya.

Pemprov Sulteng memulai pembangunan dan rekonstruksi infrastruktur jalan serta jembatan sebanyak 24 paket di Sulawesi Tengah yakni di Kabupaten Sigi, Tolitoli, Morowali Utara, Poso, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Parigi Moutong, Morowali, Tojo Una-Una, dan Donggala dengan nilai Rp604,8 miliar.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026