Logo Header Antaranews Sulteng

Bupati Morut temui Wamenaker perjuangkan pembangunan BLK

Senin, 8 Juni 2026 18:41 WIB
Image Print
Bupati Morowali Utara Delis J Hehi (kanan) temui Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor (kiri) di Jakarta bahan percepatan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Morowali Utara, Senin (8/6/2026). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Morut)

Palu (ANTARA) - Bupati Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah, Delis J Hehi menemui Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) di Jakarta guna memperjuangkan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLH) di daerah itu.

"BLK sangat penting bagi kami, karena Morowali Utara salah satu daerah di Sulawesi Tengah yang menjadi daerah industri, sehingga dibutuhkan fasilitas khusus untuk peningkatan keterampilan masyarakat," kata Bupati Delis J Hehi melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Senin.

Menurut dia, warga Morowali Utara tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Karena itu BLK menjadi salah satu solusi menciptakan tenaga kerja yang siap pakai ke depan.

Ia mengatakan percepatan pembangunan fasilitas tersebut butuh dukungan pemerintah pusat, karena saat ini pemerintah daerah (pemda) masih menghadapi kendala teknis di lapangan.

Sejumlah kendala teknis yang tengah disinkronkan meliputi penyesuaian standar lahan, kesesuaian desain bangunan, hingga aspek administrasi pemanfaatan aset dan lahan berdasarkan regulasi yang berlaku.

"Program pembangunan BLK Morowali Utara merupakan proyek kolaborasi antara Bank Dunia, Kementerian Ketenagakerjaan, dan pemda setempat," ujarnya.

Ia mengemukakan kehadiran BLK diproyeksikan menjadi pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat global dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

"Pesatnya pertumbuhan investasi dan industri di daerah kami sehingga fasilitas latihan kerja sangat mendesak. Kami berharap Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dapat membantu percepatan pembangunan fasilitas itu," ucap Delis.

Ia berkomitmen menyiapkan warga lokal sebagai tenaga kerja yang terampil untuk menjadi pelaku utama dalam arus pertumbuhan ekonomi baru di wilayah industri strategis nasional tersebut.

"Morowali Utara sedang bertumbuh menjadi salah satu pusat ekonomi baru di Indonesia. Kami tidak ingin masyarakat lokal hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. BLK ini adalah investasi besar untuk menyiapkan generasi muda yang kompeten, siap kerja, dan mampu bersaing secara global," katanya.

Merespons hal tersebut Wamenaker Afriansyah Noor mengapresiasi keseriusan Pemkab Morowali Utara dalam memperjuangkan pembangunan pusat pelatihan tenaga kerja.

"Morowali Utara memiliki posisi strategis dalam peta industri nasional. Pemerintah pusat tentu mendukung langkah-langkah percepatan pembangunan BLK, supaya tenaga kerja lokal memiliki kompetensi berstandar internasional dan mampu menjawab kebutuhan industri masa depan," ucapnya.

Kemenaker berkomitmen segera melakukan koordinasi lebih lanjut dengan perwakilan Bank Dunia maupun Pemkab Morowali Utara guna mempercepat penyelesaian berbagai hambatan yang ada.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026