
14 desa mandiri tingkatkan kesejahteraan masyarakat di Buol

Buol (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebutkan hingga saat ini terdapat 14 desa di daerah tersebut sudah berstatus desa mandiri sehingga dapat meningkatkan pemanfaatan potensi lokal dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Buol Arfandi A Wehantow mengatakan 14 desa mandiri itu tersebar di 11 kecamatan di daerah tersebut.
"Jadi 14 desa ini sudah memenuhi kriteria sebagai desa mandiri seperti bisa menyelenggarakan pemerintahan secara mandiri dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tanpa ketergantungan penuh terhadap bantuan dari luar," kata dia di Leok II, Selasa.
Ia mengemukakan status desa mandiri bukti keberhasilan desa mengelola berbagai potensi yang dimiliki, baik sumber daya alam, sumber daya manusia, infrastruktur, maupun sektor perekonomian masyarakat.
"Tentunya desa-desa ini memiliki kemampuan untuk mengatur pemerintahannya sendiri serta dapat memanfaatkan dan mengelola potensi lokal yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," ucapnya.
Ia menuturkan di Kabupaten Buol masih terdapat sejumlah desa yang berstatus desa maju dan berkembang.
"Saat ini di Buol sudah tidak ada lagi desa yang masuk kategori tertinggal, hanya memang kami mendorong agar desa berstatus maju dan berkembang ini bisa meningkat menjadi desa mandiri di masa mendatang," katanya.
Pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan status desa di Buol melalui program pendampingan, pembinaan aparatur desa, penguatan kapasitas kelembagaan, serta membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah desa dan pemerintah kecamatan.
"Ke depan pemerintah desa bisa mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah untuk meningkatkan pendapatan desa, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, dan menciptakan pembangunan yang berkelanjutan," kata dia.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
