Logo Header Antaranews Sulteng

Morut: Rekonstruksi jalan tunjang mobilitas ekonomi masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 10:36 WIB
Image Print
Wakil Bupati Morowali Utara Djira mengikuti pertemuan membahas tindak lanjut nota kesepakatan tentang kesiapan pekerjaan Jalan Provinsi ruas Towi–Ganda-Ganda berlangsung di Jakarta pada Selasa (9/6/2026) (ANTARA/HO-Humas Pemkab Morut)

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut) mengatakan percepatan rehabilitasi ruas jalan Towi-Ganda-Ganda di Kabupaten itu yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggandeng perusahaan pemegang IUP guna menunjang mobilisasi ekonomi masyarakat setempat.

"Komitmen Pemprov Sulteng memperbaiki infrastruktur jalan bersama perusahaan yang beroperasi di Morowali Utara kami sambut baik, langkah itu sangat positif," kata Wakil Bupati Morowali Utara Djira melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Rabu.

Pemprov bersama pimpinan DPRD Sulteng, Pemkab Morut dan pimpinan 15 perusahaan pemegang IUP melaksanakan pertemuan membahas tindak lanjut nota kesepakatan tentang kesiapan pekerjaan Jalan Provinsi ruas Towi–Ganda-Ganda berlangsung di Jakarta pada Selasa (9/6).

Menurut dia pertemuan itu merupakan kabar besar dan harapan baru bagi masyarakat Morowali Utara, karena jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat kini dibahas lebih lanjut melalui kolaborasi bersama.

Peningkatan kualitas jalan Towi–Ganda-Ganda memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga pertumbuhan ekonomi daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

"Ketika akses jalan membaik, maka aktivitas ekonomi masyarakat akan ikut bergerak lebih cepat. Kami berharap pelaksanaan pembangunan nantinya berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah," ujarnya.

Ia menjelaskan dari hasil kesepakatan pertemuan itu, pelaksanaan penanganan ruas jalan dijadwalkan pada awal Juli 2026 setelah seluruh legalitas hukum pelaksanaan fisik rampung diproses.

Karena ruas jalan Towi–Ganda-Ganda merupakan salah satu jalur strategis di Morut yang selama ini menjadi akses utama masyarakat, sekaligus penunjang aktivitas industri dan distribusi logistik kawasan pertambangan.

"Kami berharap rekonstruksi ruas jalan tersebut mampu memperkuat konektivitas antarwilayah durian urusan logistik maupun angkutan penumpang," ucap Djira.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ruas jalan itu menjadi prioritas bersama, demi meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di Morut.

"Kolaborasi ini adalah bentuk nyata sinergitas pemerintah dan pihak swasta untuk menghadirkan infrastruktur yang layak bagi masyarakat," kata dia menuturkan.

Pada pertemuan itu seluruh perusahaan pemegang IUP berkomitmen melaksanakan rekonstruksi, hingga tahap pengaspalan dengan pembiayaan sepenuhnya ditanggung oleh masing-masing perusahaan, sesuai pembagian panjang penanganan ruas jalan yang telah disepakati bersama.

Ia menambahkan Pemprov Sulteng memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai regulasi dan target waktu yang telah ditetapkan.

"Kami tidak ingin kesepakatan hanya berhenti di atas kertas. Karena itu pengawasan akan dilakukan secara serius supaya pekerjaan berjalan efektif, tepat mutu, dan tepat waktu," ujar Anwar.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026