
Pemkot-Palu kolaborasi komunitas sosial wujudkan pembangunan inklusif

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah memperkuat kolaborasi dengan komunitas sosial dalam upaya mewujudkan pembangunan inklusif serta memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin di Palu, Rabu, mengatakan gerakan sosial berbasis komunitas penting untuk melengkapi program pemerintah dalam menjangkau kelompok masyarakat yang belum tersentuh secara optimal.
“Kami berharap Rumah ASA menjadi mitra strategis Pemkot Palu. Dengan empati dan aksi terstruktur, bersama-sama kita bisa menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan silaturahim komunitas sosial Rumah ASA serta berdiskusi terkait peran aktif masyarakat dalam penanganan isu-isu sosial di Kota Palu.
Menurut dia, sinergi antara pemerintah kota dan komunitas seperti Rumah ASA perlu terus diperkuat agar tidak berhenti pada kegiatan silaturahim, tetapi berlanjut pada aksi-aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palu ke depan membuka ruang kerja sama lebih luas dengan komunitas sosial.
"Harapannya, semakin banyak gerakan yang lahir dari masyarakat untuk masyarakat, sehingga pembangunan inklusif di Kota Palu dapat berjalan lebih merata," ujarnya.
Ia mengharapkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas sosial, upaya penanganan berbagai persoalan sosial di Kota Palu dapat berjalan lebih optimal serta menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Ketua Rumah ASA Kota Palu Anindyta menjelaskan bahwa komunitas ini dibentuk sebagai wadah pengabdian sosial yang menghadirkan harapan melalui aksi nyata dan terstruktur.
Ia mengatakan komunitas tersebut fokus menjembatani relawan dengan berbagai lembaga sosial serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi kelompok rentan.
“Rumah ASA ingin menumbuhkan empati generasi muda, menjembatani relawan dengan lembaga sosial, serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat yang masih kurang mendapatkan perhatian,” ujarnya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
