Logo Header Antaranews Sulteng

Morowali minta ASN berinovasi tingkatkan pelayanan publik

Rabu, 10 Juni 2026 22:37 WIB
Image Print
Bupati Morowali, Sulawesi Tengah, Iksan Baharudin Abdul Rauf. ANTARA/HO-Dokumentasi Pemda Morowali

Palu (ANTARA) - Bupati Morowali, Sulawesi Tengah, Iksan Baharudin Abdul Rauf, meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah setempat, terus berinovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Pesan saya keluarkan inovasi-inovasi yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” kata Iksan saat melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Jabatan Fungsional kepada 196 aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali di Morowali, Rabu.

Ia menekankan inovasi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Menurut Iksan, pengangkatan sebagai ASN bukan sekadar pencapaian status kepegawaian, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk melayani masyarakat dan memajukan daerah.

Ia mengingatkan setiap ASN agar menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas. Menurut dia, aparatur pemerintah hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani.

Iksan berharap seluruh ASN yang menerima SK pengangkatan dapat menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam bekerja serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Morowali.

Ia mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan jabatan yang diemban sebagai sarana pengabdian bagi masyarakat dan daerah.

Pada kesempatan itu, Iksan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerataan pelayanan dan perhatian pemerintah hingga ke wilayah kepulauan.

Ia menjelaskan penyerahan SK ASN kali ini sengaja tidak dipusatkan di ibu kota kabupaten. Ia meminta agar kegiatan serupa ke depan dapat dilaksanakan secara bergilir, termasuk di wilayah kepulauan seperti Menui.

“Tadinya penerimaan ini mau di Bungku, tapi saya sampaikan ke panitia, sekali-sekali kita laksanakan di Bahodopi. Kalau ada lagi nanti, kita laksanakan di Menui. Jangan di daratan terus, sekali-sekali di pulau. Itu namanya keadilan,” kata Iksan.

Menurut dia, prinsip keadilan wilayah menjadi bagian penting dari arah pembangunan Morowali. Seluruh masyarakat, baik yang tinggal di daratan maupun kepulauan, berhak merasakan kehadiran pemerintah secara langsung.

Iksan menegaskan slogan pembangunan daerah “Morowali Maju, Mandiri, dan Berkeadilan” bukan sekadar tagline, melainkan harus diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan nyata pemerintah.

Ia mengatakan, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Morowali untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pelayanan publik hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan kepulauan.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026