Logo Header Antaranews Sulteng

Bangkep tingkatkan kualitas SDM untuk tekan angka pengangguran

Jumat, 12 Juni 2026 06:15 WIB
Image Print
Foto bersama Pemkab Banggai Kepulauan melaksanakan pelatihan program Tailor Made Training (TMT) tahun 2026. ANTARA/HO-Kominfo Bangkep

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam upaya menekan angka pengangguran dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat.

“Keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan dasar serta akses terhadap pekerjaan sering menjadi faktor penyebab kemiskinan dan pengangguran di masyarakat,” kata Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tommy B Luasusun dalam keterangan di Palu, Kamis.

Ia mengatakan bahwa menjadi cita-cita bersama untuk menciptakan masyarakat Banggai Kepulauan yang memiliki motivasi kuat, keterampilan, dan kompetensi yang mampu bersaing di berbagai bidang.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Pelatihan Program Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026.

Menurut dia, pelatihan tersebut salah satu langkah nyata pemerintah daerah meningkatkan kemampuan dan kompetensi masyarakat, khususnya generasi muda, agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Program tersebut, kata dia, sejalan dengan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, yakni Berkah Sejahtera, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi rakyat, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penciptaan lapangan kerja produktif.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka yang saat ini tercatat 1.144 orang dari total 68.490 angkatan kerja.

Salah satu upaya itu, peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Program Tailor Made Training tersebut kerja sama antara Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar dengan UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Mondopulian.

Pelatihan mencakup tiga bidang kejuruan, yakni junior Make Up Artist, pengolahan roti dan kue, serta penjahitan pakaian dengan mesin.

Ia mengharapkan melalui pelatihan tersebut, para peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan memiliki daya saing, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, khususnya Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, tim penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan.

Pihaknya berharap, program seperti Tailor Made Training dapat terus berkelanjutan dan melahirkan putra putri daerah Banggai Kepulauan yang memiliki keterampilan, inovasi, serta mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026