
Dirjen Imigrasi minta jajaran fokus bekerja dan tinggalkan budaya kerja lama

Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko meminta seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi kembali fokus menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat serta meninggalkan praktik maupun budaya kerja lama yang tidak sesuai dengan tuntutan saat ini.
"Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum. Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal," kata Hendarsam dalam pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi dan Atase Imigrasi di Perwakilan RI yang digelar secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Jakarta, Selasa.
Hendarsam mengatakan kondisi yang saat ini dihadapi organisasi menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan pembenahan secara menyeluruh di lingkungan Imigrasi.
Menurut dia, perubahan zaman dan meningkatnya tuntutan masyarakat harus direspons dengan perbaikan budaya kerja serta penguatan integritas aparatur.
"Zaman sudah berubah, dan tuntutan masyarakat saat ini telah berubah. Tidak ada hak istimewa (privilege) bagi siapapun untuk melakukan pelanggaran," ujarnya.
Ia menilai fungsi pelayanan publik yang dijalankan Imigrasi membuat institusi tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga rentan terhadap kritik maupun keluhan.
Karena itu, kata dia, setiap aparatur harus memiliki kesiapan mental untuk merespons berbagai masukan masyarakat secara cepat, terbuka, dan transparan.
Hendarsam juga menegaskan bahwa sumber daya manusia di lingkungan Ditjen Imigrasi memiliki kapasitas yang baik. Namun, kapasitas tersebut harus diimbangi dengan integritas yang kuat agar kepercayaan publik terhadap institusi tetap terjaga.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa orientasi utama Ditjen Imigrasi saat ini adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui semangat "Imigrasi untuk Rakyat".
Menurut dia, berbagai persepsi negatif maupun kecemburuan sosial yang muncul di masyarakat harus dijawab melalui perubahan sikap dan peningkatan kualitas pelayanan.
"Gagasan 'Imigrasi untuk Rakyat' lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat. Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu," kata Hendarsam.
Ia berharap seluruh jajaran Imigrasi dapat menjadikan momentum saat ini sebagai langkah memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional serta akuntabel.
Pewarta : Rangga
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
