Logo Header Antaranews Sulteng

Caicedo yakin Ekuador bangkit usai kalah dramatis lawan Pantai Gading

Senin, 15 Juni 2026 10:42 WIB
Image Print
Gelandang Tim Nasional Ekuador Moises Caicedo beraksi dalam pertandingan penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 melawan Pantai Gading di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) waktu setempat. AFP/Mauro Pimentel

Jakarta (ANTARA) - Gelandang Ekuador Moises Caicedo yakin timnya tidak akan larut dalam kekecewaan dan segera bangkit seusai menelan kekalahan dramatis 0-1 melawan Pantai Gading dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026, di Stadion Lincoln Financial Field, Amerika Serikat, Senin WIB.

"Kami bermain baik dan mereka (Pantai Gading) juga memberikan segalanya," kata Caicedo dalam laman FIFA.

Dia mengaku kecewa karena timnya tampil kompetitif sepanjang laga, namun gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang didapat.

Malahan Ekuador harus menderita kekalahan menyakitkan akibat gol semata wayang Amad Diallo yang memenangnkan Pantai Gading tepat di pengujung waktu normal.

Meski begitu, Caicedo optimistis Ekuador masih berpeluang besar untuk lolos dari fase grup karena memiliki dua pertandingan lain untuk dijalani, yakni melawan Jerman dan Curacao.

Pemain Chelsea itu mengapresiasi para pendukung Ekuador yang mendukung langsung di stadion dan menciptakan suasana layaknya laga kandang.

Merespons hal itu, Caicedo berjanji bahwa dirinya dan para pemain Ekuador akan berjuang sampai akhir untuk memberikan kegembiraan kepada para fan.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat itu, kedua tim sama-sama menciptakan peluang berbahaya.

Ekuador hampir membuka keunggulan melalui John Yeboah dan Alan Minda, tetapi upaya keduanya masih membentur mistar gawang.

Pantai Gading juga beberapa kali mengancam melalui Elye Wahi dan pemain muda Yan Diomande. Meski demikian, kebuntuan baru pecah pada menit ke-90 ketika Amad Diallo mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan umpan Wilfried Singo.




Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026