
Untad Palu kembangkan aplikasi tata kelola kampus berbasis data

Palu (ANTARA) - Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat transformasi digital melalui pengembangan aplikasi terintegrasi One Kliks SIGA 8 Mobile yang dirancang untuk menunjang tata kelola kampus berbasis data dan meningkatkan kualitas layanan akademik.
Aplikasi tersebut menjadi bagian dari strategi perguruan tinggi dalam membangun ekosistem smart university yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
"One Kliks merupakan wujud komitmen Untad dalam mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan kualitas layanan yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel," kata Rektor Untad Prof Amar di Palu, Senin.
Ia menjelaskan sistem digital itu mengintegrasikan berbagai layanan kampus dalam satu platform, mulai dari bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, keuangan, hingga kepegawaian.
Lewat sistem digital, sivitas akademika dapat mengakses berbagai layanan, seperti informasi akademik, jadwal perkuliahan, kehadiran, data penelitian dan pengabdian, maupun layanan administrasi kepegawaian secara lebih mudah dan cepat.
Menurut Amar, integrasi data dalam satu sistem menjadi langkah penting untuk menunjang pengambilan keputusan yang lebih akurat berbasis data, maka seluruh informasi terkait pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, tata kelola keuangan, dan Sumber Daya Manusia (SDM) dihimpun dalam satu platform yang terhubung.
"Selain mempercepat layanan, sistem itu juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran maupun administrasi kampus," ujarnya.
Pada sektor kepegawaian, One Kliks SIGA 8 Mobile akan mendukung modernisasi manajemen SDM melalui pengelolaan data dosen dan tenaga kependidikan yang lebih tertib, akurat, serta mudah diakses.
"Sistem yang terintegrasi dapat meminimalisasi ketidaksesuaian data, sekaligus meningkatkan efektivitas proses administrasi," ucapnya.
Untad juga menargetkan digitalisasi tidak hanya sebatas mengubah proses manual menjadi elektronik, tetapi memperkuat perubahan budaya kerja yang lebih cepat, tepat, dan produktif.
Menurut dia, keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada kesiapan SDM dalam memanfaatkan teknologi yang tersedia.
"Teknologi tidak akan mengubah institusi jika manusianya tidak berubah, sehingga transformasi digital harus menjadi momentum membangun budaya kerja yang lebih unggul, adaptif, dan berdaya saing," tuturnya.
Ia menambahkan saat ini aplikasi One Kliks SIGA 8 Mobile telah tersedia untuk perangkat berbasis Android, sedangkan pengembangan versi iOS masih dalam tahap pengembangan.
"Melalui implementasi platform tersebut, Untad optimistis dapat memperkuat fondasi menuju kampus berbasis teknologi digital, big data, dan kecerdasan buatan, guna meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional," kata Prof Amar.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
