
Pemprov Sulteng sambut kedatangan jamaah haji kloter BPN-9Palu

Palu (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyambut kedatangan jamaah haji kelompok terbang (kloter) BPN-9 yang tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Sabtu.
“Begitu mendapat kabar jamaah haji akan tiba, kami bersepakat untuk menunggu dan menyambut langsung. Ini merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid.
Suasana bandara dipenuhi kebahagiaan setelah mereka menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Jamaah haji Kloter BPN-9 berasal dari Kabupaten Morowali, Banggai Laut, Poso, dan Kota Palu.
Gubernur menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya, dapat menyambut langsung para jamaah haji yang telah kembali ke tanah air dengan selamat. Beliau berharap kepulangan ini membawa keberkahan.
“Kembali di tanah tercinta ini semoga membawa berkah bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah yang kita cintai. Saya sangat berbahagia bisa bertemu langsung dengan bapak dan ibu sekalian. Mudah-mudahan saya juga mendapatkan keberkahan karena dapat menerima kepulangan jamaah haji Sulawesi Tengah,” katanya.
Gubernur urut menyampaikan doa bagi jamaah haji yang wafat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,maupun dalam perjalanan pulang. Doa tulus dipanjatkan untuk mereka.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka dan menempatkan almarhum serta almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga pahala haji menyertai perjalanan mereka menghadap Sang Khalik,” katanya.
Selain itu, Gubernur juga mengingatkan seluruh jamaah haji yang telah kembali ke daerah masing-masing agar tetap menjaga kondisi kesehatan. Kelelahan setelah ibadah haji seringkali baru dirasakan setelah tiba di rumah.
“Saya berharap bapak dan ibu mengatur waktu dengan baik, beristirahat yang cukup, dan tidak memaksakan diri menerima tamu secara berlebihan. Kesehatan harus menjadi prioritas agar kondisi tetap prima setelah menjalani perjalanan panjang dan ibadah yang menguras tenaga,” pesan gubernur.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
