
Polda-Sulteng gelar lomba olah TKP tingkatkan kemampuan personel

Palu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), guna meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalisme personel dalam penanganan perkara pidana.
“Pengamanan TKP sangat penting untuk menjaga kondisi lokasi tetap utuh sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim olah TKP. Langkah tersebut menjadi dasar keberhasilan proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Hendri Yulianto di Palu, Senin.
Ia mengatakan lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurut dia, TPTKP merupakan serangkaian tindakan awal yang dilakukan petugas pertama yang menerima laporan atau mendatangi lokasi kejadian, mulai dari memberikan pertolongan kepada korban hingga mengamankan area kejadian.
Ia menjelaskan pengamanan lokasi perkara menjadi tahapan penting untuk menjaga keaslian kondisi tempat kejadian sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim olah TKP.
Langkah tersebut, kata dia, menjadi dasar keberhasilan proses penyelidikan dan penyidikan.
Selain itu, olah TKP dilakukan oleh penyidik atau penyidik pembantu untuk mencari informasi, mengumpulkan barang bukti, serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan tindak pidana yang terjadi.
Kombes Hendri menegaskan TPTKP dan olah TKP merupakan dua tahapan yang saling berkaitan dalam proses penegakan hukum.
Menurut dia, keberhasilan pengungkapan suatu kasus sangat dipengaruhi kemampuan petugas dalam menjaga keaslian lokasi kejadian sejak awal penanganan.
Ia mengingatkan kelalaian dalam mengamankan TKP dapat menyebabkan hilangnya barang bukti maupun jejak pelaku yang berpotensi menghambat proses penyidikan dan pembuktian perkara.
Karena itu, melalui kegiatan tersebut, Polda Sulawesi Tengah berharap kemampuan penyidik dan personel kepolisian semakin terasah dalam menangani perkara pidana di lapangan.
Ia mengatakan selain menjadi ajang kompetisi, lomba itu juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri dalam memberikan pelayanan serta penegakan hukum yang profesional, presisi, dan berkeadilan kepada masyarakat.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
