Logo Header Antaranews Sulteng

Donggala optimalkan peran lintas sektor atasi stunting

Jumat, 26 Juni 2026 17:45 WIB
Image Print
Bupati Donggala Vera Elena Laruni. ANTARA/HO-Pemkab Donggala

Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah memperkuat kolaborasi dengan mengoptimalkan peran seluruh lintas sektor untuk mempercepat penurunan kasus stunting di daerah tersebut.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan saat ini terdapat berbagai tantangan dalam penurunan stunting di Donggala, seperti aspek tata kelola, koordinasi, penganggaran, validitas data, hingga pelaksanaan intervensi spesifik dan sensitif di lapangan.

"Tentunya ini sebagai momentum konsolidasi dan akselerasi program penurunan stunting melalui penguatan sinergi seluruh pemangku kepentingan," kata Vera di Banawa, Jumat.

Ia meminta agar seluruh pihak terkait bisa fokus pada intervensi yang memiliki daya ungkit tinggi, terutama bagi calon pengantin, ibu hamil, dan anak di bawah dua tahun di Kabupaten Donggala.

"Jadi semua intervensi yang dilakukan tidak semata-mata bertujuan meningkatkan capaian indikator statistik, tetapi juga harus mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat ketahanan keluarga," ucapnya.

Ia menuturkan pemerintah daerah mendorong agar Program Berani Pelita Hati di Sulawesi Tengah bisa menjadi salah satu strategi percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas tumbuh kembang balita.

Menurut dia, keberhasilan penanganan stunting tidak hanya menjadi tugas sektor kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai sektor melalui intervensi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

"Kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam percepatan penurunan stunting sehingga dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat, dapat memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas generasi masa depan," sebutnya.

Diketahui target prevalensi stunting di Donggala pada 2026 ditetapkan 24,3 persen, sementara capaian hingga saat ini masih berada di angka 29,6 persen.

Pemkab Donggala menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 23,8 persen pada 2027.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026