
UIN Datokarama Palu dan Pemkab Sigi kolaborasi tingkatkan IPM

Palu (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, berkolaborasi meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten itu untuk kepentingan penguatan pembangunan manusia.
"Sebagai perguruan tinggi kami berperan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan IPM melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan," kata Rektor UIN Datokarama Palu Prof Lukman Thahir saat menerima kunjungan Bupati Sigi di Kampus UIN di Palu, Senin.
Ia mengemukakan Pemkab Sigi salah satu mitra strategis UIN Datokarama memiliki orientasi dan arah pembangunan yang sama, salah satunya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yakni mengedepankan tri dharma perguruan tinggi, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, Sigi yang juga merupakan wilayah pengembangan kampus UIN Datokarama, hingga saat ini pembangunan sarana di kampus II di Desa Pombewe terus ditingkatkan.
"Kehadiran kami bertujuan untuk membantu mencerdaskan kehidupan masyarakat, yang berdampak langsung terhadap peningkatan IPM dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengapresiasi peran aktif kampus tersebut yang selama ini konsisten mengerahkan sivitas akademika untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial-keagamaan serta ekonomi di tengah masyarakat.
"Pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Fondasi utamanya adalah investasi pada manusia. Lewat keahlian akademis dan pendekatan humanis dari UIN Datokarama, kami optimistis IPM di Sigi semakin meningkat," ucapnya.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), IPM Kabupaten Sigi mencapai 71,68 tahun 2025, atau meningkat 0,78 poin dari tahun 2024 berada di angka 70,90.
Peningkatan angka tersebut dampak dari perbaikan tiga dimensi dasar yang diimplementasikan dalam program pemerintah, yakni dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.
"Kinerja kami lakukan menjadi bukti nyata bagaimana dunia kerja dan birokrasi dapat berjalan beriringan dengan dunia kampus, demi kesejahteraan masyarakat luas," tutur Rizal.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
