Rektor Syaratkan Baca Tulis Alquran Penerimaan ASN IAIN

id Iain

Rektor IAIN Palu Prof Dr H Saggaf S Pettalongi MPd melantik sembilan pejabat di lingkungan perguruan tinggi Islam negeri tersebut, Rabu (10/1). (Muhammad Hajiji/antarasulteng.com)

Palu, (Antaranews Sulteng) - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Prof Dr H Saggaf S Pettalongi MPd mewajibkan baca dan tulis alquran sebagai salah satu syarat perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan perguruan tinggi tersebut.

"Saya inginkan ke depan semua rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan harus bisa baca dan tulis Alquran," ungkap Rektor IAIN Palu Prof Saggaf S Pettalongi MPd, di Palu.

Prof Saggaf Pettalongi mengatakan, baca dan tulis Alquran merupakan syarat identitas dari sebuah Perguruan Tinggi Ke-Islaman Negeri (PTKIN).

Ia menyebut IAIN Palu akan melakukan pendataan terhadap tenaga pendidik dan kependidikan untuk memastikan apakah semua ASN dari dua komponen itu dapat baca tulis Alquran atau sebaliknya.

Karena itu, urai dia, bila ada tenaga pendidik dan kependidikan yang tidak bisa membaca dan menulis Alquran, maka IAIN akan melakukan pembinaan.

"Tenaga pendidik dan kependidikan yang belum bisa mengaji, dengan terpaksa kita lakukan pembinaan mengaji," sebut Prof Saggaf.

Pakar manajemen pendidikan ini menilai setiap ASN dari tenaga pendidik dan kependidikan keislaman wajib untuk dapat membaca dan menulis Alquran.

Rektor Prof Saggaf juga berkeinginan agar bagian akademik harus memiliki standar kompetensi lulusan.

"Standar kompetensi lulusan kita pada setiap program studi, itu belum bisa kita lihat secara nyata," sebutnya.

Karena itu, semua program studi nantinya dibawah naungan dekan di setiap fakultas dan harus membuat standar capaian kompetensi.

"Semua program studi membuat standar mutu, agar kita dapat mencapai standar mutu yang telah ditetapkan," terangnya.

Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar