Logo Header Antaranews Sulteng

IMIP fasilitasi khitanan massal gratis untuk 150 anak di Morowali

Minggu, 5 Juli 2026 17:15 WIB
Image Print
PT IMIP melaksanakan program khitanan massal gratis di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sulteng, Minggu (5/7/2026). (ANTARA/HO-IMIP)

Morowali (ANTARA) - PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sektor kesehatan dengan menggelar khitanan massal gratis bagi 150 anak di Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah.

Penanggung Jawab Kegiatan dari Departemen CSR PT IMIP, Christina S mengatakan khitanan massal ini merupakan kali kelima yang diselenggarakan perusahaan sejak tahun 2022. Kegiatan kali ini menargetkan 150 anak dari keluarga kurang mampu di sekitar kawasan industri.

“Kami ingin meringankan beban ekonomi keluarga agar anak-anak tetap bisa mendapatkan layanan khitan yang aman, gratis, dan sesuai syariat agama. Program ini adalah bagian dari pilar kesehatan kami yang diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan," kata Christina di Morowali, Minggu.

Ia mengemukakan untuk proses kontrol pascakhitan, pihaknya telah bekerja sama dengan Klinik Kawanua guna memastikan pemulihan kesehatan anak-anak berjalan dengan baik.

"Kegiatan ini mengusung tema Langkah Kecil Wujudkan Masa Depan Anak berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) IMIP, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Morowali, Khitan Modern Makassar (PPNI Makassar), serta komunitas Himpunan Masyarakat Luwu Timur dan Gondrong Morowali," ucapnya.

Ia menuturkan kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan dan kesehatan reproduksi anak, tetapi juga mendukung pertumbuhan mereka secara optimal.

"Melalui kegiatan ini, IMIP berharap dapat terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di sekitar kawasan industri demi terciptanya lingkungan yang sehat dan sejahtera," sebutnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Bahodopi Abdul Malik mengapresiasi dilaksanakan khitanan oleh PT IMIP tersebut.

Menurut dia, khitanan modern yang menggunakan teknik dan peralatan medis mutakhir menjadikan proses khitan lebih aman, nyaman dan efisien.

“Tim medis yang bertugas merupakan tenaga kesehatan kompeten yang menerapkan standar pelayanan ketat, mulai dari pemeriksaan kondisi pasien sebelum tindakan, penggunaan alat steril, pemberian anestesi lokal untuk mengurangi rasa nyeri, hingga edukasi perawatan pascakhitan,” kata Malik.

Ia menyebutkan dengan khitan dapat membantu menjaga kebersihan organ reproduksi serta mengurangi risiko infeksi saluran kemih pada anak laki-laki.

“Kami harap pasien dan keluarga mematuhi petunjuk perawatan, menjaga kebersihan area khitan, serta berkonsultasi ke klinik yang telah ditunjuk untuk perawatan lebih lanjut," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026