
Palu kedepankan pembangunan berbasis kota tangguh semua aspek

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, mengedepankan pembangunan daerah berbasis kota tangguh di semua aspek sebagai bagian dari strategi menjamin keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan suatu kota.
"Kami konsisten pembangunan kota berlandaskan pada pemanfaatan ruang yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah ditetapkan," kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dalam kegiatan dialog yang diselenggarakan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kanwil Sulteng, di Palu, Kamis.
Menurut dia, kota yang tangguh merupakan kota yang mampu beradaptasi dengan kondisi sebelum menuju masa depan, maka titik-titik yang memiliki potensi kerawanan bencana menjadi perhatian utama pemerintah setempat.
Pemkot Palu menegaskan langkah percepatan mitigasi terhadap ancaman potensi kerawanan bencana, sekaligus terus memberikan pelayanan yang optimal dan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada masyarakat, maupun pemangku kepentingan supaya seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.
"Kepatuhan terhadap tata ruang menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun kota yang aman, tertata, dan berkelanjutan," ujarnya.
Selain aspek ketangguhan, Hadianto juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai identitas, sekaligus daya tarik suatu kota, karena kebersihan bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Bagaimana menjaga kebersihan, itu adalah hal wajib yang harus dimiliki semua kota, apalagi Palu sebagai ibu kota provinsi. Kalau kota ini bersih, berarti kota ini hidup, menyenangkan, dan memberikan gambaran bahwa ada prospek yang sangat jelas," ucapnya.
Menurut dia, kota yang bersih sebagai representasi kota tertib, disiplin, dan memiliki arah yang jelas, maka salah satu komitmen yang terus digalakkan Pemkot Palu mengenai kebersihan hingga ke kawasan pinggiran perkotaan.
Pemkot Palu mengambil kebijakan melalui konsep urban akupunktur atau metode dengan pendekatan desain kota yang melibatkan intervensi kecil, taktis, dan strategis pada titik-titik bermasalah untuk memulihkan, merevitalisasi, serta meningkatkan kualitas ruang publik secara keseluruhan.
"Daerah yang bersih, tertib, dan teratur akan memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Konsistensi kami lakukan memberikan dampak baik terhadap kelangsungan ekonomi Kota Palu," kata dia.
Ia menjelaskan di sisi lain melalui konsistensi kebersihan yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir membuat kota semakin asri, teduh dan layak dikunjungi semua orang, termasuk membangun ketahanan investasi dalam daerah.
“Ketika kota ini mampu membangun budaya tertib dan teratur, maka kota ini akan menjadi sebuah prospek. Doktrin itulah yang kami bangun dan kami memastikan kondisi itu terus berjalan secara berkelanjutan, dijaga serta dikawal setiap waktu,” ujarnya.
Ia menambahkan, kota tangguh telah dituangkan ke dalam perencanaan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), tangguh dalam aspek kebencanaan, kelestarian lingkungan, tata kelola perkotaan dan iklim investasi yang yang sehat sebagai bagian dari visi mewujudkan Kota Palu maju, berkelanjutan, serta berdaya saing.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
