
Buol pastikan pendataan rumah rusak pascagempa berjalan optimal

Buol (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan proses pendataan rumah rusak akibat gempa bumi dengan magnitudo 5,4 di daerah tersebut berjalan optimal.
Wakil Bupati Buol Moh Nasir Dj Daimaroto mengatakan pentingnya sinergi antar-pemerintah sebagai faktor penting agar proses pemulihan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
"Tentunya pemerintah daerah berkomitmen agar masyarakat terdampak memperoleh haknya, sehingga pendataan harus dilakukan secara akurat dan objektif agar tidak ada warga yang terlewat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi ke depan," kata dia di Buol, Rabu.
Ia mengemukakan nantinya percepatan pendataan dan verifikasi kerusakan rumah warga yakni kategori rusak ringan, sedang, serta berat sebagai dasar pengusulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah.
"Jadi dari BPBD Sulteng juga akan memberikan pendampingan selama proses pemulihan, termasuk memfasilitasi penyediaan tenda darurat dan hunian sementara bagi warga terdampak," ucapnya.
Dia menjelaskan saat ini tim gabungan bersama instansi terkait lainnya sedang melakukan asesmen dan verifikasi kerusakan di lapangan untuk memastikan seluruh warga terdampak itu terdata secara menyeluruh dan memperoleh penanganan sesuai ketentuan.
"Harapannya proses penanganan darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi pasca-gempa dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan memberikan kepastian bagi masyarakat untuk segera kembali menjalankan aktivitas secara aman dan normal," kata dia.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah memberikan bantuan darurat berupa 30 selimut, 30 kasur, 15 tenda keluarga, dan satu tenda pengungsi kepada Pemerintah Kabupaten Buol untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Berdasarkan data sementara, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan akibat gempa bumi itu, seperti kantor mal pelayanan publik, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Buol, kantor inspektorat, rumah warga di Kelurahan Kali, maupun tempat usaha lainnya.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
