Logo Header Antaranews Sulteng

TP PKK Palu perkuat pendampingan kader posyandu edukasi cegah stunting

Selasa, 21 Juli 2026 13:49 WIB
Image Print
TP-PKK Kota Palu dan Baznas Kota Palu berkolaborasi dalam menyalurkan bantuan pemenuhan gizi kepada 100 anak di Kota Palu, Selasa (21/7/2026). ANTARA/Nur Amalia Amir

Palu (ANTARA) - Tim Penggerak PKK Kota Palu, Sulawesi Tengah, memperkuat pendampingan terhadap kader posyandu dalam memberikan edukasi gizi dan pencegahan stunting kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah itu.

Ketua TP PKK Kota Palu Diah Puspita di Palu, Selasa, mengatakan pihaknya terus berkomitmen mendukung upaya percepatan penurunan stunting melalui pemberian bantuan serta penguatan edukasi pentingnya pemenuhan gizi anak kepada masyarakat.

“PKK Kota Palu sangat fokus dalam percepatan penurunan stunting dengan memberikan bantuan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya melalui pendampingan kader-kader posyandu, agar kapasitas mereka meningkat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Ia menyampaikan hal tersebut usai kegiatan penyerahan bantuan pemenuhan gizi kepada 100 anak Kota Palu yang bekerja sama dengan Baznas Kota Palu.

Diah Puspita mengatakan kader posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi, pola asuh, serta pencegahan stunting kepada keluarga di tingkat kelurahan.

Menurut dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menargetkan penurunan angka stunting sesuai dengan target nasional yakni 14 persen.

“Target kami sebagaimana target nasional, 14 persen. Untuk itu kami membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak dan seluruh elemen masyarakat. Alhamdulillah, bersama Baznas kita membantu masyarakat Kota Palu dalam percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Diah mengapresiasi komitmen dan kepedulian Baznas Kota Palu yang telah berkolaborasi dengan TP PKK dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting.

Ia menilai pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan bantuan.

Selain memperkuat pendampingan kader posyandu, TP PKK Kota Palu juga mendorong edukasi gizi keluarga melalui Program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting).

Program DASHAT menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola konsumsi sehat, khususnya bagi kelompok sasaran seperti ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

Untuk itu ia mengajak seluruh perangkat daerah, kader kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat koordinasi lintas sektor agar berbagai program penanganan stunting dapat berjalan secara terpadu.

Diah menambahkan keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada bantuan yang diberikan pemerintah maupun lembaga sosial, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dalam menerapkan pola hidup sehat dan memenuhi kebutuhan gizi anak.



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026