Logo Header Antaranews Sulteng

BNPB distribusikan 540 paket bantuan logistik untuk warga Buol Sulteng

Selasa, 21 Juli 2026 15:36 WIB
Image Print
Tenaga Ahli Kepala BNPB RI Herman Hidayat didampingi Wakil Bupati Buol Moh. Nasir Dj. Daimaroto saat menyerahkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Buol, Sulteng, Selasa (21/7/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Buol

Buol (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan sebanyak 540 paket bantuan logistik dan peralatan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.

Wakil Bupati Buol Moh. Nasir Dj. Daimaroto mengatakan seluruh bantuan nantinya diberikan kepada masyarakat terdampak sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.

"Jadi bantuan dari BNPB terdiri dari 100 paket family kit, 35 tenda keluarga, 100 paket makanan siap saji, 100 paket sembako, 100 lembar terpal, 100 lembar selimut, serta 5 unit genset untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama masa penanganan darurat," kata Nasir saat mendistribusikan bantuan di Kelurahan Leok I, Buol, Selasa.

Ia memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan transparan sehingga dapat meringankan beban masyarakat di daerah tersebut.

"Tentunya pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya dalam proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Buol," sebutnya.

Sementara itu Tenaga Ahli Kepala BNPB RI Herman Hidayat mengingatkan agar proses distribusi bantuan mengedepankan rasa keadilan serta didukung pendataan kerusakan rumah yang akurat melalui asesmen teknis.

"Harapannya seluruh bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ucap Herman.

Menurut dia, berdasarkan informasi dari pemerintah daerah bahwa dalam penyaluran tersebut melibatkan seluruh lintas sektor dengan memprioritaskan wilayah serta warga dengan kebutuhan paling mendesak.

"Langkah ini menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascagempa di Kabupaten Buol," ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Buol sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan akibat gempa bumi itu, yakni kantor mal pelayanan publik, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Buol, kantor inspektorat, rumah warga di Kelurahan Kali, maupun tempat usaha lainnya.



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026