Logo Header Antaranews Sulteng

Bank Indonesia hadirkan Mall dan Samsat QRIS Tap tunjang pembayaran digital

Rabu, 12 Agustus 2026 05:41 WIB
Image Print
Seorang polisi membayar pajak kendaraan bermotor melalui alat pembayaran digital QRIS Tap pada peluncuran program Mall siap QRIS Tap dan Samsat siap QRIS Tap digagas Bank Indonesia, di Kota Palu, Sulteng, Selasa (11/8/2026). ANTARA/Moh Ridwan

Palu (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) menghadirkan program inovasi Mall siap QRIS Tap dan Samsat siap QRIS Tap guna menunjang penguatan ekosistem pembayaran digital di Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Program ini lahir untuk memudahkan transaksi saat berbelanja di mal dan pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa harus transaksi tunai," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulteng Irfan Sukarna di sela kegiatan Posalia Sulteng atau pesta rakyat berlangsung, di Palu, Selasa.

Ia menjelaskan program itu merupakan kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) setempat dalam mempercepat digitalisasi layanan publik, maupun menghadirkan transaksi non-tunai berbasis Near Field Communication (NFC) yang jauh lebih mudah dan lebih cepat.

Di Grand Mall sebagai pusat perbelanjaan modern di ibu kota Sulteng nantinya para tenan difasilitasi sistem digital oleh BI sebagai bagian dari percepatan akselerasi digitalisasi keuangan.

Manfaat layanan itu mengurangi antrean panjang, dengan layanan kilat dan efisien di gerai pelayanan publik atau pusat perbelanjaan membantu memangkas waktu tunggu masyarakat.

"Program itu juga bagian dari upaya membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat taat pajak, sehingga pelayanan publik berjalan lebih optimal," ujarnya.

Ia mengemukakan perluasan akselerasi sistem digital terus dipacu di Sulteng, yang mana program itu sebelumnya telah ditetapkan pada sektor transportasi di Bus Trans Donggala dan Bus Trans Palu.

Ke depan Bank Indonesia menyasar pasar tradisional di Kota Palu maupun area Pelabuhan di Kabupaten Banggai untuk penggunaan QRIS Tap, termasuk pelaku-pelaku UMKM.

"Langkah kami lakukan lewat berbagai inovasi membantu percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, supaya antara sektor rill dan pembayaran sistem digital semakin menguatkan kebutuhan ekonomi di Sulteng, tidak hanya lewat pegolahan pertambangan tetapi juga lewat ekonomi lain di tingkat akar rumput," kata Irfan pula.



Pewarta :
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026