Logo Header Antaranews Sulteng

Presiden Brazil usulkan rapat luar biasa DK PBB akhiri konflik global

Sabtu, 22 Agustus 2026 12:37 WIB
Image Print
Arsip foto - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (kanan) bertemu dengan Presiden AS Donald Trump (kiri) di Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat pada 7 Mei 2026. ANTARA/BRA Government / Ricardo Stuckert - Anadolu Agency /pri.

Buenos Aires (ANTARA) - Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva saat percakapan dengan Presiden AS Donald Trump mengusulkan pertemuan luar biasa Dewan Keamanan PBB untuk memutuskan solusi diplomatik atas konflik yang terjadi di Ukraina dan Iran, demikian pernyataan Kantor Kepresidenan Brazil pada Jumat (21/8).

"Presiden Lula da Silva menyayangkan ketidakefektifan Dewan Keamanan PBB dan ... mengusulkan digelarnya pertemuan luar biasa badan tersebut guna menemukan solusi diplomatik untuk krisis saat ini," kata dia.
Kedua presiden tersebut bertukar pandangan mengenai konflik global saat ini, khususnya di Ukraina dan Timur Tengah. Mereka juga sepakat tentang perlunya mencari solusi kompromi untuk menyelesaikan konflik antara Rusia dan Ukraina.
Pada kesempatan itu, Presiden Lula da Silva menyampaikan kepada Trump bahwa kebijakan tarif AS terhadap Brasil tidak berdasar.
"Setelah mencatat bahwa tarif tersebut berdampak negatif, baik bagi Brasil maupun AS, dia mengatakan bahwa melanjutkan negosiasi menjadi pilihan terbaik bagi kedua negara," katanya.
Pada pertengahan Juli, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Trump telah menginstruksikan Perwakilan Dagang AS untuk memberlakukan tarif 25 persen terhadap sebagian besar impor dari Brasil karena Presiden Lula enggan bernegosiasi "dengan itikad baik."
Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026