MUI Palu: masjid memiliki banyak fungsi selain ibadah

id zainal,mui

Ketua MUI Kota Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg menyampaikan materi kepada peserta pada rakerda DMI Kota Palu, di Zamrud Resort, Sabtu 3 Februari 2018.

Fungsi masjid harus dikembalikan seperti fungsi masjid di zaman Nabi
Palu,  (Antaranews Sulteng) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyatakan masjid memiliki banyak fungsi selain sebagai tempat ibadah, yang dilaksanakan oleh kebanyakan umat Islam.

Ketua MUI Kota Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg mengemukakan masjid zaman ini tidak hanya menjadi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat mendidik kader, tempat bermusyawarah, tempat pendidikan dan belajar bahkan sebagai tempat kegiatan ekonomi.

"Fungsi masjid harus dikembalikan seperti fungsi masjid di zaman Nabi," ungkap Zainal Abidin saat menyampaikan materi pada rapat kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palu di Zamrud Resort, Sabtu.

Zainal Abidin berharap rapat kerja DMI Palu berdampak terhadap semaraknya masjid, bahkan menempatkan fungsi masjid sesuai dengan fungsi masjid di zaman Nabi.

Pakar pemikiran Islam modern mengutarakan, belakangan di Indonesia masjid menjadi suatu tempat yang sangat sakral sehingga tidak boleh digunakan selain dari kegiatan ibadah.

Kondisi ini memberi dampak yang kurang baik terhadap generasi muda. Salah satunya, yaitu anak-anak kecil tidak dibolehkan pergi ke masjid karena dianggap hanya bermain.

"Akhirnya anak-anak tidak terbiasa dengan masjid. Mengapa karena mereka lebih terbiasa dengan tempat lain. Karena kalau ke masjid dilarang, maka akhirnya anak-anak memilih tempat lain," ujarnya.

Mestinya, kata dia, hadirnya generasi muda dan anak-anak kecil ke masjid, tidak harus dilarang atau dibentak sekalipun mereka ribut atau bermain ketika bertemu dengan teman-temannya. Yang harus dilakukan adalah membimbing atau mengarahkan mereka.

Dia mengatakan urgensi masjid bagi umat Islam, yaitu sebagai sarana pembinaan iman. Karena itu jika ada orang datang ke masjid maka dilakukan pembinaan, bila kehadirannya sebagai jamaah.

"Kita berharap kita semua dapat melakukan pembinaan iman di masjid agar iman dan takwa orang menjadi bagus. Bukan malah sebaliknya ketika datang ke masjid," ujarnya.

Masjid juga sebagai sarana pembinaan masyarakat yang Islami. masyarakat Islami adalah masyarakat yang santun, masyarakat yang mengetahui hak dan kewajibannya dan masyarakat yang bisa bersahabat dengan agama lain.

Selain itu, masjid juga menjadi sarana mengokohkan ukhuwah Islamiyah. Ukhuwah Islamiyah dapat terwujud dengan toleransi dan membangun ukhuwah Islamiyah diikutkan dengan keterbukaan.

Rapat kerja DMI diikuti oleh 64 peserta yang merupakan pengurus DMI di delapan kecamatan se-Kota Palu. DMI juga menghadirkan Zainal Abidin sebagai tokoh pembaharuan dalam Islam yang juga Ketua MUI Kota Palu.

Selain itu, DMI juga menghadirkan Prof Dr Djayani Nurdin (pakar ekonomi syariah), Anggota Komisi VII DPR Ahmad M Ali, Bagian Kesra Pemkot Palu dan Kemenag Kota Palu.  
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar