Logo Header Antaranews Sulteng

Iran ancam balas serangan AS, puluhan orang tewas dan terluka

Rabu, 2 September 2026 09:40 WIB
Image Print
Rudal Zolfaghar dan Qadr, serta model logam kapal selam mini, dipamerkan di Lapangan Azadi di Teheran, Iran, pada 24 Juli 2026, di tengah kian memanasnya aksi saling serang antara Iran dan AS yang dipicu oleh jalur pelayaran paralel di Selat Hormuz. Warga berkesempatan untuk melihat langsung rudal dan peralatan militer tersebut di lapangan itu. ANTARA/Fatemeh Bahrami - Anadolu Agency /pri.

Istanbul (ANTARA) - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei pada Rabu mengatakan bahwa Teheran akan merespons “dengan tegas,” serangan terhadap sebuah rumah tinggal di Kabupaten Sirik yang menurut Iran menjadi tempat upacara pernikahan.

Dalam sebuah unggahan di X, Baqaei mengatakan lebih dari 50 pria, wanita, dan anak-anak tewas atau terluka, seraya menyebut serangan itu sebagai bagian dari gelombang serangan yang lebih luas di Minab, Lamerd, Qeshm, dan daerah lainnya.

“Daftar kekejaman Amerika Serikat terhadap bangsa Iran kini telah lengkap,” katanya.

Baqaei mengutuk pemerintah dan lembaga internasional yang tetap diam atau mencoba membenarkan serangan tersebut. “kebungkaman mereka bukanlah netralitas,” katanya.

Dia memperingatkan bahwa mereka yang tetap diam tidak akan kebal terhadap konsekuensinya di masa depan.

Sementara itu, Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan serangan terhadap target IRGC di Iran.

Setelah pengumuman tersebut, media Iran melaporkan bahwa ledakan terdengar di Pulau Qeshm dan di Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, dan Konarak.

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Bandara Jiroft di Provinsi Kerman juga menjadi sasaran.

Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan Ahmad Nafisi, sebelumnya mengatakan bahwa setidaknya empat orang tewas dan 50 orang terluka, menurut penilaian awal, setelah AS diduga menargetkan tempat upacara pernikahan tersebut.

Sumber: Anadolu



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026